Suara.com - Ketua DPR Ade Komarudin mengklaim sudah menyelesaikan tiga produk undang-undang. Ketiganya dikeluarkan sejak dia dilantik pada Januari 2016.
Ketiga undang-undang yakni UU Tabungan Perumahan Rakyat, UU tentang pengesahan persetujuan antara pemerintah RI dan pemerintah RRC tentang kerjasama aktivitas dalam bidang pertahanan. Dan, UU tentang pengesahan nota kesepahaman antara Kemenhan RI dan Kemenhan Republik Federasi Jerman mengenai kerjasama di bidang pertahanan.
"Dalam tempo tiga bulan setelah saya dilantik jadi ketua DPR hingga sekarang, bisa menghasilkan tiga undang-undang," kata Ade di DPR, Senin (14/3/2016).
Dia menerangkan UU Tapera sudah disahkan, sedangkan dua RUU lainnya baru akan disahkan pada akhir masa sidang ini atau sebelum dilakukan reses pada pekan depan.
Ade pun bertekad merampungkan UU yang belum selesai dalam waktu sesingkat-singkatnya yang bertujuan untuk meningkatkan kinerja DPR sebagai wakil rakyat. Bahkan, Politisi Partai Golkar itu juga akan terus mengawasi kinerja 12 Panitia Kerja yang dibentuk di komisi-komisi di DPR dalam menggarap UU.
"Ada 12 Panja yang akan saya tanyakan perkembangannya," katanya.
Sebagai perbandingan, Ade mengatakan saat dia menjabat sebagai ketua DPR, yang baru tiga bulan, sudah ada tiga UU yang disahkan. Namun, di periode sebelumnya, dengan jumlah UU yang sama disahkan, memakan waktu hingga satu tahun.
"Setahun lalu kami menghasilkan tiga UU dalam setahun namun sekarang tiga UU dalam tiga bulan," ujarnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- 31 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 10 Maret 2026: Sikat Diamond, THR, dan SG Gurun
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- Promo Alfamart dan Indomaret Persiapan Hampers Lebaran 2026, Biskuit Kaleng Legendaris Jadi Murah
Pilihan
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
-
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Trump Ancam Timnas Iran: Mundur dari Piala Dunia 2026 Kalau Tak Mau Celaka
Terkini
-
Daftar Negara Timur Tengah Dihujani Rudal Neraka Iran
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
PDIP Pasang Badan untuk Andrie Yunus, Guntur Romli: Teror Tak Bisa Matikan Sikap Kritis
-
Iran Ancam Serang Seluruh Pelabuhan Timur Tengah Jika Infrastruktur Maritimnya Diserang
-
Kejagung Ajukan Kasasi atas Vonis Bebas Tiga Terdakwa Kasus Perintangan Penyidikan CPO
-
Pidato Perdana Mojtaba Khamenei: Bersumpah Blokir Selat Hormuz
-
Disebut Sempat Hendak Disuap Yaqut Rp17 Miliar, Anggota Pansus Haji Terkejut: Saya Nggak Tahu
-
Transjakarta Pasang 'Mata-Mata' AI di 5 Ribu Bus Demi Cegah Sopir Microsleep
-
India Krisis Gas: Restoran Hapus Menu Panas demi Hemat Bahan Bakar
-
Israel Digempur Rudal Iran, Tujuan AS Perang Lawan Iran Kian Tidak Jelas