Rapat paripurna DPR [suara.com/Bagus Santosa]
Hari ini, merupakan rapat paripurna penutupan masa sidang III tahun 2015-2016.
"Mulai besok, DPR memasuki masa reses. Reses ini akan berlangsung mulai tanggal 18 Maret sampai tanggal 5 April dan masa persidangan berikutnya akan dimulai pada tanggal 6 April 2016. Semoga DPR dapat terus meningkatkan kinerja dalam pelaksanaan tugas dan fungsinya bagi Masyarakat, Bangsa dan Negara," kata Ketua DPR Ade Komarudin dalam pidato.
Ade mempersilakan anggotanya yang hari ini tidak hadir untuk mencermati isi pidato dari rumah.
"Silakan dibaca dengan baik, saya hanya mau menggarisbawahi, kami pimpinan dewan terimakasih ke semua anggota atas prestasi yang luar biasa. Berhasil membahas dan memutuskan enam UU, empat dari empat RUU Prolegnas Prioritas Tahun 2016 dan dua RUU Kumulatif Terbuka," kata mantan Ketua Fraksi Golkar.
Hari ini, ada dua UU yang disahkan dalam rapat paripurna. Yaitu UU tentang penyandang disabilitas dan UU tentang pencegahan dan penanganan krisis sistem keuangan.
Dua RUU lainnya yang sudah disahkan adalah UU Tabungan perumahan rakyat serta Perlindungan dan pemberdayaan nelayan, pembudidaya Ikan, dan petambak garam.
Dua RUU Kumulatif Terbuka yang telah disahkan dalam rapat paripurna sebelumnya yaitu UU tentang pengesahan persetujuan antara pemerintah Republik Indonesia dan Pemerintah Republik Rakyat Cina tentang kerjasama aktivitas bidang pertahanan. Lalu, UU tentang pengesahan nota kesepahaman antara Kementerian Pertahanan Republik Indonesia dan Kementerian Pertahanan Republik Federasi Jerman mengenai kerjasama di bidang pertahanan.
"Mulai besok, DPR memasuki masa reses. Reses ini akan berlangsung mulai tanggal 18 Maret sampai tanggal 5 April dan masa persidangan berikutnya akan dimulai pada tanggal 6 April 2016. Semoga DPR dapat terus meningkatkan kinerja dalam pelaksanaan tugas dan fungsinya bagi Masyarakat, Bangsa dan Negara," kata Ketua DPR Ade Komarudin dalam pidato.
Ade mempersilakan anggotanya yang hari ini tidak hadir untuk mencermati isi pidato dari rumah.
"Silakan dibaca dengan baik, saya hanya mau menggarisbawahi, kami pimpinan dewan terimakasih ke semua anggota atas prestasi yang luar biasa. Berhasil membahas dan memutuskan enam UU, empat dari empat RUU Prolegnas Prioritas Tahun 2016 dan dua RUU Kumulatif Terbuka," kata mantan Ketua Fraksi Golkar.
Hari ini, ada dua UU yang disahkan dalam rapat paripurna. Yaitu UU tentang penyandang disabilitas dan UU tentang pencegahan dan penanganan krisis sistem keuangan.
Dua RUU lainnya yang sudah disahkan adalah UU Tabungan perumahan rakyat serta Perlindungan dan pemberdayaan nelayan, pembudidaya Ikan, dan petambak garam.
Dua RUU Kumulatif Terbuka yang telah disahkan dalam rapat paripurna sebelumnya yaitu UU tentang pengesahan persetujuan antara pemerintah Republik Indonesia dan Pemerintah Republik Rakyat Cina tentang kerjasama aktivitas bidang pertahanan. Lalu, UU tentang pengesahan nota kesepahaman antara Kementerian Pertahanan Republik Indonesia dan Kementerian Pertahanan Republik Federasi Jerman mengenai kerjasama di bidang pertahanan.
Tag
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
- 4 SMA di Banten Terpilih Jadi Sekolah Unggul Garuda 2026, Ini Daftarnya
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
Pilihan
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
Terkini
-
PSI: Kunjungan Jokowi ke Daerah Bukan Safari Politik, Tapi Memenuhi Undangan
-
1 Warga Tewas Akibat Gempa M6,7 di Sulawesi Tengah, 312 Jiwa Terdampak
-
Apakah 'Nyanyian' Sony Sonjaya Bisa Jadi Kunci Bongkar Akar Korupsi MBG?
-
BEM Bersatu Tuding Ada Sosok Eks Petinggi Militer di Balik Aksi Demo Mahasiswa Tolak MBG
-
Guntur Romli Cium Motif Lain BEM Bersatu: Dari Mana Dana Bikin Konferensi Pers?
-
Gus Ipul: Prof Nasar Jadi Salah Satu Figur Kuat untuk Ketua Umum PBNU
-
Wamendagri Ribka Haluk Dorong Penyelesaian RAP Dana Otsus Tambahan & DTI Tahun 2026
-
BEM Bersatu Ungkap Fortuner Tyo Ardianto Atas Nama Adik Jenderal, Gerakan Mahasiswa Disusupi?
-
BEM Bersatu Tuding Ada Intervensi Politik di Balik Aksi Tolak MBG, Guntur Romli: Cocokologi
-
Puluhan Ribu Jemaah Bakal Padati Monas, Jakarta Gelar Haul Akbar Ulama Betawi Terbesar