Suara.com - Meski terkena sanksi penalti dan membuat pembalap asal Solo yakni Rio Haryanto harus menempati posisi start paling belakang dalam seri perdananya sebagai pembalap F1di sirkuit Albert Park, Melbourne, Australia Minggu (20/3/2016), warga di Indonesia tetap optimis bahwa Rio akan menang dan mampu mengharumkan nama bangsa dan negara Indonesia.
Hal tersebut terlihat dari ratusan warga DKI Jakarta yang hari ini tengah menikmati Hari Bebas Kendaraan Bermotor di kawasan FX Sudirman menorehkan tanda-tangan pada sebuah papan yang disediakan oleh pihak Kementerian Pemuda dan Olahraga yang didukung penuh oleh Pengurus Provinsi Ikatan Motor Indonesia (IMI) DKI Jakarta.
Pantauan suara.com, masyarakat terlihat antusias dan rela berdesak-desakan untuk mengantri memberikan dukungan melalui tandatangan serta testimoni untuk menyemangati Rio Haryanto.
Seperti yang dilakukan Tria warga Grogol ini mengaku tetap optimis dan akan terus memberikan dukungan moral maupun materiil agar Rio bisa menjadi juara dalam ajang internasional F1 tersebut.
"Oh jelas saya dukung sekali. Ini kan sebuah sejarah baru bagi Indonesia, karena dia pembalap pertama kan di ASEAN. Dia punya bakat yang luar biasa ini harus kita dukung," kata Tria saat ditemui suara.com, Minggu (20/3/2016).
Ia juga tak ingin terpengaruh atau menjadi pesimistis pasca insiden tabrakan pada latihan bebas ketiga antara Rio Haryanto dengan Romain Grosjean di pit lane.
"Ah itu hanya kesalahan teknis aja. Memang dia jadi diurutan belakang start-nya, tapi saya yakin lah di bisa," katanya.
Pasca insiden tabrakan tersebut, Rio Haryanto terpaksa harus turun 3 posisi grid start yang berlangsung pada 20 Minggu 2016 di sirkuit Albert Park, Melbourne, Australia.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Megawati, Sinta Wahid, hingga Romo Magnis Berkumpul di Menteng, Ada Apa?
-
Viral Ajudan Danrem Lari Tanpa BIB di Jogja Marathon, Korem 072 Sebut Nomor Diduga Terlepas
-
Biar Tak Bolak-balik, Banggar DPR Langsung Getok Persetujuan Pagu Anggaran 7 Kemenko untuk 2027
-
Respon Cepat Aduan, Kemnaker Pastikan Aturan Outsourcing 2026 Bakal Direvisi
-
Akademisi UI Kritik Kehadiran Aparat di Kampus Saat Ujian Doktoral Dokter Tifa
-
Gubernur Jateng Garansi Izin Kapal Nelayan Kecil Gratis: Ketemu Pungutan, Laporkan!
-
iPhone XS Bekas Koruptor Laku Rp34 Juta, KPK Jamin Data Sudah Factory Reset
-
Qodari Tolak Negosiasi Program MBG, Pengamat Nilai Bisa Picu Protes Publik Lebih Besar
-
Bukan Dibegal, Dua Korban Tewas di Selokan Bekasi Ternyata Korban Tawuran
-
Rano Karno Menangis di Sidang Paripurna HUT Jakarta: 'Jejak Jutaan Langkah, Keringat, dan Harapan'