Suara.com - Kementerian Pemuda dan Olahraga bekerjasama dengan Ikatan Motor Indonesia meluncurkan situs penggalangan dana untuk menyukseskan pembalap asal Solo yakni Rio Haryanto dalam ajang Formula 1. Pasalnya hingga saat ini, Rio masih membutuhkan dana sekitar Rp215 miliar untuk mengikuti ajang tersebut.
"Kalau yang hasil pengumpulan dana sukarela dari PNS itu sekitar Rp265 juta. Nah kita masih butuh tambahan dana lagi. Makanya kita bekerja sama dengan IMI ini agar donasi untuk Rio bisa terkumpul," kata Imam Gunawan Sekertaris Deputi Pengembangan Pemuda Kemenpora saat ditemui dalam launching "R10 Rio Haryanto Untuk Merah-Putih" Di area CFD, FX Sudirman, Jakarta, Minggu (20/3/2016).
Ia pun menargetkan, dengan diresmikannya situs donasi melalui www.R10bisa.org, pemerintah bersama IMI berharap mampu mengumpulkan dana sekitar Rp150 miliar.
"Kalau target nggak ada sampai kaoan, pokoknya sampai Rio menang. Semoga dengan adanya situs ini dana bisa cepat terkumpul," katanya.
Hal senada juga diungkapkan oleh Ketua IMI DKI Jakarta Alfonsus Judiarto mengatakan, acara ini merupakan gebrakan Kempora bersama IMI DKI Jakarta untuk bahu-membahu memberikan dukungan secara sukarela untuk Rio agar bisa mengharumkan nama bangsa dan negara Indonesia.
Ia menjelaskan, penggalangan dana bisa melalui pengiriman SMS, membeli merchantdise atau pun bisa melalui bank transfer.
"Kalau SMS itu sekali SMS berarti menyumbang Rp5 ribu. Nah kita juga menjual merchandise dengan harga yang terjangkau. Atau mau transfer langsung juga bisa. Semoga masyarakat di Indonesia mau ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini," katanya.
Untuk informasi lebih lanjut bagaimana ketentuan untuk berpatisipasi dalam donasi R10 Rio Haryato Untuk Merah-Putih bisa kunjungi ke www.R10bisa.org. Selain itu donasi juga bisa dikirimkan secara langsung melalui rekening Bank Mandiri KCP Jakarta Gedung Kehutanan dengan nomor rekening. 122.0000.882.012 atas nama Rio Haryanto.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Dugaan Skandal PT Minna Padi Asset Manajemen dan Saham PADI, Kini Diperiksa Polisi
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
Terkini
-
KPK Ungkap Ambil Informasi dari Medsos soal Ridwan Kamil, Singgung Isu Aura Kasih?
-
Titik Balik Diplomasi RI: Pengamat Desak Prabowo Buktikan Kedaulatan Lawan 'Gertakan' Donald Trump
-
KPK Bongkar Peran Tim 8, Timses Bupati Pati Sudewo dalam Dugaan Pemerasan Caperdes
-
Kemensos Perkuat Sejumlah Program Mitigasi dan Penanganan Bencana pada Tahun Anggaran 2026
-
Pramono Anung 'Gaspol' Perintah Gentengisasi Prabowo, Hunian Baru di Jakarta Tak Boleh Pakai Seng
-
Dibatasi 35 Orang, Ada Apa Jajaran PKB Temui Presiden Prabowo di Istana Siang Ini?
-
Golkar Lakukan Profiling Calon Wakil Ketua Komisi III DPR, Sarmuji: Ada Dua atau Tiga Kandidat
-
Jual Beli Jabatan Jerat Bupati Sadewo, KPK Sorot 600 Posisi Perangkat Desa Kosong di Pati
-
Pramono Anung Bakal Babat Habis Bendera Parpol di Flyover: Berlaku Bagi Semua!
-
Tak Sekadar Kemiskinan, KPAI Ungkap Dugaan Bullying di Balik Kematian Bocah Ngada