Suara.com - Kasus dugaan penipuan yang dilakukan travel perjalanan umrah SSI yang menampilkan wajah Peggy Melati Sukma dan Vicky Rhoma dalam brorus, saat ini dilaporkan ke Polda Metro Jaya.
Menurut Syukni Tumi, pengacara korban penipuan, ada salah satu korban yang meninggal dunia karena menahan rasa malu karena gagal berangkat ke Tanah Suci.
"Klien kami ada yang sakit, sampai ada yang meninggal karena stroke," kata Syukni usai membuat laporan ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu, Polda Metro Jaya.
Syamsiar bin Idris Muksin, salah satu korban, mengaku rugi banyak. Dia sudah mempersiapkan dan membeli berbagai perlengkapan untuk berangkat umrah, nyatanya tak jadi diberangkatkan.
"Saya susah payah nih, apalagi saya pensiunan, saya sudah manasik, dikasih wejangan, sudah beli baju dingin, obat-obatan. Mohonlah pengertiannya, dikembalikanlah," kata Syamsiar.
Syamsiar bergabung dengan travel SSI karena melihat wajah Peggy Melati ditampilkan di brosur.
"Saya tertarik karena brosur ada mbak Peggy dan mas Vicky ada. Masak nggak bagus," kata dia.
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
Terkini
-
Gus Ipul Serukan Gerakan Peduli Tetangga, Perkuat Data Lindungi Warga Rentan
-
Sudah Tiba di Jakarta, PM Australia Segera Bertemu Prabowo di Istana
-
Gus Ipul dan Kepala Daerah Komitmen Buka 8 Sekolah Rakyat Baru
-
RS Tolak Pasien karena JKN Nonaktif, Mensos Gus Ipul: Mestinya Disanksi BPJS, Tutup Rumah Sakitnya
-
Mensos Gus Ipul: RS Tak Boleh Tolak Pasien BPJS Penerima Bantuan Iuran
-
Wamendagri Wiyagus Lepas Praja IPDN Gelombang II, Percepat Pemulihan Pascabencana Aceh Tamiang
-
Kasatgas PRR Ingatkan Pemda yang Lambat Kirim Data Penerima Bantuan Bencana
-
Satgas PRR Resmikan Huntara di Tapanuli Selatan dan Tujuh Kabupaten Lain Secara Serempak
-
Kasus Tragis Anak di Ngada NTT, Pakar Sebut Kegagalan Sistem Deteksi Dini dan Layanan Sosial
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!