Suara.com - Kepolisian Belanda tidak mau ketinggalan bereaksi pasca-ledakan yang diduga serangan bom di Brussels, Belgia, Selasa (22/3/2016). Sebagaimana disampaikan pihak keamanan Belanda, mereka telah memperketat pengamanan di bandara-bandara negeri itu, begitu pula dalam pemeriksaan di perbatasan.
Para penumpang pesawat yang menggunakan Bandara Schiphol di Amsterdam, melaporkan adanya sejumlah penundaan penerbangan, selain kehadiran sejumlah besar personel polisi. Pihak keamanan Belanda menolak memberikan detail langkah-langkah yang dilakukan, namun memberi label keamanan nasional negeri itu "substansial" atau satu level di bawah kondisi ancaman tertinggi.
Menyusul terjadinya ledakan bom yang diduga sebagai aksi teror di Bandara Zaventem di Brussels, sejumlah besar penerbangan mengalihkan pendaratan pesawat-pesawatnya ke Amsterdam. Ledakan di Brussels sendiri sejauh ini dilaporkan memakan 13 korban jiwa, dengan puluhan lainnya luka parah.
Selain di bandara, ledakan juga sempat dilaporkan terjadi di Stasiun Metro di Brussels, meski belum dikonfirmasi adanya korban. Sehubungan dengan itu, pihak perkeretaapian Belanda melaporkan bahwa jadwal kereta ke arah selatan menuju Belgia masih ditunda untuk waktu yang tak ditentukan. [Reuters]
Berita Terkait
Terpopuler
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Bedak Sekaligus Foundation Namanya Apa? Ini 4 Rekomendasi yang Ringan di Wajah
- 5 Tinted Sunscreen yang Bagus untuk Flek Hitam dan Melasma
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Kades Salah Administrasi Tak Bisa Jadi Tersangka? Simak Aturan Baru dari Jaksa Agung Burhanuddin
-
Hashim Sebut Program MBG Banyak Diserang Fitnah dan Hoaks dari Kelompok Tertentu
-
Ternyata Ide Makan Bergizi Gratis Sudah Dirancang Prabowo Sejak 2006, Jauh Sebelum Ada Gerindra
-
Penikaman Kader Golkar Nus Kei di Maluku Tenggara Picu Kekhawatiran Stabilitas Daerah
-
Terima Kunjungan Mentan di Gudang Bulog Jatim, Dirut Pastikan Stok Beras Tertinggi Sepanjang Sejarah
-
Kebakaran Hebat Hanguskan 1.000 Rumah di Kampung Bahagia Malaysia dalam Sekejap
-
Pramono Anung Ungkap Cara Putus Rantai Kemiskinan di Jakarta: Kunci di Pendidikan
-
Pasukan Perdamaian Prancis Gugur, RI Tegas: Serangan ke UNIFIL Tak Bisa Diterima
-
Skorsing 19 Hari, Siswa yang Acungkan Jari Tengah ke Guru Terancam Tidak Naik Kelas
-
Gudang Bulog Penuh, Presiden Sebut Negara Hadir Penuhi Kebutuhan Dasar Rakyat