Aparat kepolisian telah menetapkan satu orang sebagai tersangka terkait aksi mogok dan unjuk rasa para sopir taksi yang berujung ricuh. 83 orang sebelumnya telah diamankan lantaran telah dianggap melakukan aksi anarkis.
"Ya, sudah ada satu," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Mohammad Iqbal kepada wartawan, Selasa (22/3/2016) malam.
Meski demikian, Iqbal belum bisa membeberkan mengenai nama tersangka dan profesinya terkait demo sopir yang sempat diwarnai keributan antara para driver ojek online dan sopir taksi.
"Ya nanti lah, masa mau disebutin," katanya.
Lebih lanjut, Iqbal mengatakan jika puluhan orang yang sempat diamankan saat ini sudah kembali dilepaskan. Mereka, kata Iqbal telah memintai keterangan dan dianggap tidak melakukan pengrusakan maupun penyerangan.
"Ya, ini seiring dengan kita wawancara ini di Sabhara dan sini (Ditreskrimum) sedang melakukan investigasi mana yang boleh dipulangkan karena tidak terbukti," kata dia.
Tag
Berita Terkait
-
CEO Gojek: Konflik Transportasi karena Masalah Kompetisi
-
Bos Blue Bird Mengaku akan Pecat Sopir yang Terbukti Anarkis
-
Ahok Ancam Cabut Izin Usaha Taksi Anarkis, Ini Respon Blue Bird
-
Polisi Akui Aksi Demo Sopir di Luar Hasil Rapat Koordinasi
-
Kini Tak Ada Lagi Lambaian Penumpang Pada Taksi Konvensional
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Warga Perumahan Taman Mangu Indah Bantah Isu Banyak Rumah Dijual Akibat Banjir
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli