Suara.com - Petinju kebanggaan Indonesia, Daud Yordan, kembali bakal naik ring pada Juni mendatang. Tak seperti tiga pertarungan sebelumnya, kali ini juara kelas ringan (61,2 kg) WBO Asia Pasifik itu akan bertarung di Uruguay.
Meski demikian, Cino--julukan Daud--masih enggan mengungkap calon lawannya itu. Petinju kelahiran Sukadana, Kalimantan Barat, 10 Juni 1987, itu mengisyaratkan dalam waktu dekat akan mengumumkan penantangnya tersebut.
Pernyataan ini disampaikannya saat mengunjungi Kementerian Pemuda dan Olahraga, Jakarta, kemarin. Kedatangannya ke Kemenpora untuk bertemu Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi yang intinya meminta dukungan moral untuk pertarungannya itu.
"Ini sebuah kebanggaan bagi saya bertatap muka dan bisa sharing langsung dengan Menpora," kata Daud. "Ini menyangkut karier saya. Yang jelas, kami meminta dukungan kepada Menpora demi mengejar prestasi yang lebih tinggi."
Lebih jauh, Cino menceritakan Menpora juga menjanjikan bonus kepadanya jika mampu mengukir tersebut. Hal itu dinilainya sebagai motivasi untuk mengejar prestasi terbaik.
Di sisi lain, terkait persiapan, Daud mengungkapkan masih terus melakukannya secara matang. "Latihan sesuai program yang diberikan pelatih. Untuk non teknis, saya serahkan semuanya kepada promotor," tuturnya.
Daud terakhir kali bertarung, yakni 5 Februari lalu, di Balai Sarbini, Jakarta. Saat itu, Daud menang technical decision atas petinju Jepang, Yoshitaka Kato, setelah pertarungan dihentikan di ronde kesembilan lantaran luka sobek pada pelipis kiri Daud akibat benturan kepala Kato. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Tanpa APBD! Pramono Anung Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas, Jamin Patung Sudirman Tak Digeser
-
Buntut Kasus Sulis, Dishub DKI Janji Siapkan Parkir Khusus Ojol di Mal
-
Penyintas Bencana di Pidie Jaya Ubah Dana Stimulan Jadi Modal Usaha
-
Mulai Besok! Eks Karyawan Hotel Sultan Wajib Lapor ke Posko GBK Demi Kepastian Nasib
-
'Efisiensi Tebang Pilih', Ekonom CELIOS: Dana Transfer Dipangkas Bikin Daerah Mandul!
-
Predator Anak di Cakung DItangkap: Nekat Jebol Atap Rumah Demi Kabur usai Kepergok Warga
-
Wasekjen PBNU: Usulan Perubahan Ketentuan AHWA Berasal dari Syuriyah PWNU Jateng
-
Wamendagri Ribka Tegaskan Hilirisasi Kakao Bukti Nyata Keberhasilan Dana Otsus Papua
-
Kabar Gembira! Pajak Film Nasional di Jakarta Dipangkas 50 Persen
-
Gegara Program Prioritas, Kementerian Ramai-ramai 'Mengemis' Anggaran Tambahan?