Suara.com - Pebalap nasional Rio Haryanto berada di urutan terakhir dalam sesi pertama latihan bebas GP Bahrain yang berlangsung di Sirkuit Sakhir, Jumat (1/4). Pebalap dari tim Manor Racing ini membukukan waktu 1 menit 37,714 detik.
Perolehan waktu Rio berselisih 5,420 detik dari waktu yang diraih pebalap Mercedes Nico Rosberg. Rosberg berada di urutan pertama dengan catatan waktu 1 menit 32,294 detik.
Sementara itu, rekan setim Rio, Pascal Wehrlein, mencatatkan waktu 1 menit 36,371 detik dan berada di urutan ke-17. Perolehan waktu pebalap Jerman itu berselisih 4,077 detik dari perolehan waktu Rosberg.
Selisih perolehan waktu Rio pada sesi latihan pertama Bahrain Grand Prix 2016 dengan Pascal, yaitu 1,343 detik.
Meskipun berada di urutan bawah dalam sesi latihan pertama itu, Rio mencapai kecepatan 324,6 km/jam di sirkuit Bahrain. Kecepatan tertinggi yang diraih Rio itu menempatkannya pada urutan delapan daftar speed trap, yaitu kecepatan mobil dari satu titik ke titik tertentu.
Pascal berada di urutan ketiga dalam daftar speed trap dengan kecepatan 328 km/jam. Kecepatan Pascal setara dengan kecepatan Rosberg 328 km/jam pada urutan kedua.
Di Sirkuit Sakhir tanggal 19 April 2015, Rio berhasil menjuarai Sprint Race pada ajang GP2 Series yang merupakan perlombaan satu tingkat di bawah Formula 1. Rio sukses mengantarkan bendera Merah Putih berkibar dan lagu Indonesia Raya berkumandang di Bahrain kala itu.
Berita Terkait
-
Lewis Hamilton Podium ke-106 Bersama Ferrari, Rekornya Makin Tak Tersentuh!
-
Kimi Antonelli Juara GP Monaco 2026, Perlebar Keunggulan di Puncak Klasemen F1
-
Mobil F1 Kini Jadi Sandal? Crocs dan Red Bull Racing Bikin Gebrakan Unik
-
Tampil Sensasional, Kimi Antonelli Merendah soal Peluang Juara Dunia F1 2026
-
Angka 61 yang Ikonik: Menilik Statistik Gila Rivalitas Lewis Hamilton dan Max Verstappen
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
Terkini
-
Pengerahan Siswa untuk Dukung MBG Dinilai Keliru, Bisa Jadi Bumerang bagi Pemerintah
-
Kasus Penyekapan di Bandung, Komnas Perempuan Sebut Ada Kekerasan Berbasis Gender yang Ekstrem
-
Ketua BEM FH UBK Akui Terima Uang untuk Geser Aksi dari Istana
-
Program Imunisasi Nasional Kekurangan Dana Rp 1 Triliun Akibat Pemotongan Anggaran
-
Dasco Soal Said Iqbal Jadi Penasihat Prabowo: Bukan Lemahkan KSPI, Justru Tambah Keras ke Pemerintah
-
Buntut Konflik dengan Ruben Onsu, Sarwendah Datangi Komnas Perempuan dan Buka Suara
-
PSI Lempar Isu Prabowo-Gibran 2 Periode, PDIP Beri Sindiran Pedas: Emang Pak Prabowo Mau?
-
Ini Biadab! Kutuk Penyekapan Perempuan di Bandung, DPR Bakal Panggil Menteri PPPA ke Senayan
-
30 Kali Wajib Lapor Jadi Kunci Roy Suryo dan dr Tifa Lolos dari Sel Tahanan Jaksa!
-
Nadiem Makarim Akui Tak Yakin dengan Chromebook saat Meeting dengan Google