Suara.com - Sebanyak 1.450 petugas patroli jalan raya dikerahkan untuk mengamankan arus lalu lintas menjelang laga final Piala Bhayangkara antara Persib Bandung dan Arema Cronus, Minggu (3/4/2016). Pertandiangan akan diselenggarakan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta.
"Kekuatan dari Ditlantas Polda Metro Jaya untuk pengamanan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas berjumlah 1450 personel," kata Kepala Sub Bidang Penegakan Hukum Ditlantas Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Budiyanto.
Budiyanto menambahkan petugas akan ditempatkan di titik di rawan, terutama jalur yang mengarah ke kawasan Senayan.
Budiyanto mengatakan sewaktu-waktu polisi polisi akan menerapkan pengalihan arus lalu lintas kalau situasinya sangat padat.
"Pengamaman Kamseltibcar dilaksanakan sampai dengan selesai. Pola pengamanan meliputi pengaturan, penjagaan, pengawalan, patroli, penerangan lalu lintas, dan rekayasa lalu lintas," kata dia.
Untuk menangani kendaraan-kendaraan yang dibawa suporter, kata Budiyanto, polisi sudah menyiapkan kantong-kantong parkir.
Tempat parkir yang disediakan, antara lain parkir timur Senayan, lapangan parkir IRTI Monas, Lapangan Banteng di Jakarta Pusat.
Suporter diminta tertib dan mengikuti arahan petugas.
"Kendaraan yang bus membawa suporter khususnya didrop di Senayan, kemudian bus diarahkan ke tempat parkir. Sedangkan untuk kembalinya bus masing-masing menjemput dengan koordinasi dengan ketua rombongan," kata dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat
-
Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan