Suara.com - Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah merasa pemecatannya dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) atas keinginan pribadi Presiden PKS Sohibul Iman. Dia merasa tidak punya salah.
Fahri bercerita jika dia sempat bertemu dengan Sohibul Iman. Sohibul, klaim Fahri, saat itu menyebut jika Fahri tidak mempunyai kesalaan. Bahkan sohibul mengatakan ini keinginan pribadinya untuk memecat Fahri.
"Tapi saya merasa ini bukan masalah pribadi, karena jabatan saya publik (sebagai pimpinan DPR). Kalau jabatan partai, saya nggak masalah. Jabatan saya ini anggota DPR dengan dipilih dengan suara tertinggi di NTT," kata Fahri saat jumpa pers di Gedung DPR Jakarta, Senin (4/4/2016).
Pada pertemuan kedua dengan pimpinan PKS, Fahri mendengar pernyataan dia tengah dievaluasi. Namun Fahri mengaku tidak pernah mendapatkan teguran dari partai.
Menurut dia, semestinya fraksi PKS di DPR mengevaluasinya. Namun dia merasa tidak dievaluasi.
"Tiba-tiba ini ada gerakan dari atas, jika saya sedang dievaluasi," kata dia.
Sebelumnya Fahri dipecat dari seluruh jabatan dan keanggotaannya di PKS. Alasan pemecatannya karena Fahri sering menyatakan pendapat di publik yang membuat citra partai menjadi negatif.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
Terkini
-
Anggota Komisi III DPR Dukung RUU Polri Atur Jabatan Polisi di Luar Institusi Dibatasi: Supaya Jelas
-
"Celana Saya Juga Hancur", Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Pemerintah Telah Salurkan Dana Rp 10,65 Triliun untuk Kebut Rehabilitasi Pascabencana Sumatera
-
Kabar Gembira! Pajak Kendaraan Listrik di Jakarta Tetap Nol Rupiah, Ini 5 Fakta Terbarunya
-
Eks Ketua BPK Sebut Audit Kerugian Negara Rp1,5 Triliun di Kasus Chromebook Cacat
-
Diduga Ada Jual Beli, KPRP Usul Jalur Kuota Khusus di Rekrutmen Polri Dihapuskan
-
Tanggapi Reformasi Polri, Sahroni Usul Jabatan Polisi di Lembaga Sipil Dibatasi Maksimal 3 Tahun
-
Bobol 7 Gereja di Jateng, Pencuri Ini Keok Usai Jualan Hasil Curian di Medsos
-
Dukung Rekomendasi Reformasi Polri, Abdullah Tegaskan Polri Tetap di Bawah Presiden
-
Program SMK 4 Tahun dan SMK Go Global Mulai Berjalan, Ini Jurusan yang Jadi Prioritas