Suara.com - Perjudian Marc Marquez mengubah jenis ban depan pada motor Honda RC213V tunggangannya di detik-detik akhir jelang gelaran balap MotoGP Grand Prix Amerika Serikat, Minggu (10/4/2016) atau Senin dini hari WIB, membuahkan hasil positif.
Pebalap Repsol Honda itu mengungkapkan keputusannya mengganti ban depan dengan jenis soft dari sebelumnya medium jadi kunci utama kesuksesannya di lintasan sepanjang 5,513 km itu. Keputusan ini diambil Marquez setelah menjalani sesi warm-up lap.
"Ini bukan lomba yang mudah karena disaat warm-up saya mencoba gunakan ban depan dengan jenis yang sama digunakan seluruh pebalap; medium. Namun, untuk berbagai alasan, saya merasa tak nyaman dengan compound itu," kata Marquez.
"Saya berterima kasih kepada tim, karena kami telah memilih ban yang tepat, ban soft, untuk perlombaan. Saya sadar dengan ban jenis ini akan lebih cepat habis. Untuk itu, saya pun berusaha keras untuk menjauhkan jarak dari pebalap di belakang di awal-awal lomba," lanjut Marquez.
Kemenangan di GP AS jadi yang kedua bagi Marquez musim ini setelah sebelumnya jadi yang terbaik di GP Argentina. Tak hanya itu, Marquez pun kokoh di puncak klasemen dengan poin 66; hasil finis ketiga di seri pertama, dan finis pertama di seri kedua dan ketiga. (Crash)
Berita Terkait
Terpopuler
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Digeruduk Yakuza Mangenes, Pengasuh Ponpes Pekalongan Ditangkap usai Diduga Cabuli 25 Santri
-
Iduladha 1447 H, Kemensos Salurkan 295 Ekor Hewan Kurban ke Berbagai Wilayah Indonesia
-
Bukan Cuma Pagar Canggih, Gang Haji Jeni Kini Punya 'Smart Geprek' Pengubah Sampah Jadi Cuan
-
Gedung Putih Bangun Arena Baku Pukul untuk Rayakan HUT ke-250 AS dan Ulang Tahun Trump
-
Alarm Bahaya! Ratusan Siswa di 26 Provinsi Terpapar Radikalisme Lewat Medsos dan Game Online
-
Ketua MUI Soal Sapi Kurban Prabowo Pakai APBN: Sah Secara Syar'i
-
DPR Murka! Skandal Riset Palsu WNI di Denmark Hancurkan Marwah Akademisi RI
-
Sapi Kurban Pak Suardi 'Ngambek' Saat Mau Dipotong, Damkar DKI Sampai Turun Tangan
-
Tipu-Tipu 'Paranormal Sakti' di Duren Sawit, Motor Korban Raib Usai Ritual Paku
-
Vila dan Homestay Wajib Punya NIB Mulai 1 Agustus, yang Ilegal Bakal Dicoret dari Aplikasi