Suara.com - Ribuan nelayan menggelar aksi penolakan proyek reklamasi Teluk Jakarta, di Pulau G, Minggu (17/4/2016). Mereka mengecam sikap Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama.
Dalam aksi ini, Rokhili (58) seorang nelayan Muara Angke menyindir Ahok. Dia menilai Ahok lebih mementingkan kalangan pengusaha ketimbang nasib para nelayan yang menjadi korban dari proyek reklamasi.
Dia bahkan menyebutkan jika Ahok adalah Gubernur yang pertama kali melakukan pengerukan pantai.
"Baru ada Gubernur namanya Ahok yang keruk pantai. Nelayan mana yang bahagia, kalau saya mau peran," sebut lelaki yang mengaku sudah berprofersi sebagai nelayan selama puluhan tahun itu.
Menurutnya selama proyek pembangunan pulau buatan itu, mengakibatkan bertambah buruknya kerusakan lingkungan di laut Jakarta. Bahkan dia mengatakan jika para nelayan saat ini sulit mencari ikan.
"Ikan mati di sini, jangan bilang nelayan bahagia," kata dia
Dia sendiri geram dengan proyek reklamasi tersebut. Bahkan Rokhili menantang Ahok untuk datang ke pulau G saat para nelayan menggelar aksi penolakan proyek reklamasi.
"Ketemu sama nelayan sini, nelayan banyak nih di sini tempur kalau mau di sini. Si Ahok suruh datang ke sini," kata dia.
Dalam aksi ini, para nelayan juga menggelar doa di pulau G. Nantinya para nelayan akan melakukan penyegelan di Pulau G sebagai bentuk simbolis penolakan proyek reklamasi Teluk Jakarta.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- 5 Sunscreen untuk Hilangkan Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan, RAM 6 GB Performa Jempolan
- 5 Sepatu Skechers Paling Nyaman untuk Jalan Kaki, Cocok Dipakai Lansia
- Purbaya Temukan Uang Ribuan Triliun Milik Jokowi di China? Kemenkeu Ungkap Fakta Ini
Pilihan
-
KLH Gugat 6 Perusahaan Rp 4,8 Trliun, Termasuk Tambang Emas Astra dan Toba Pulp Lestari?
-
Bursa Transfer Liga Inggris: Manchester United Bidik Murillo sebagai Pengganti Harry Maguire
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
Terkini
-
Salip London hingga Paris, Bali Jadi Destinasi Wisata Terbaik Dunia 2026
-
KAI Catat 88 Ribu Penumpang Tinggalkan Jakarta Selama Libur Isra Mikraj
-
Pelaku Asusila di Bus Transjakarta Koridor 1A Diproses Hukum
-
Akses Terputus Sepekan, Kepala BNPB Instruksikan Percepatan Penanganan Longsor Jepara
-
Hujan Lebat dan Angin Kencang Bayangi Akhir Pekan Jakarta
-
Belajar dari Broken String Aurelie Moeremans: Mengapa Korban Sulit Lepas dari Jerat Pelaku?
-
Bupati Bogor Tak Mau Tutup Mata, Rudy Susmanto Janji Telusuri Kabar Korban Jiwa di Pongkor
-
Balik Kampung Bangun Masjid Rp1 Miliar, Haji Suryo Siapkan 3.000 Loker di Lampung Timur
-
Misteri Asap di Nanggung: Video Evakuasi Viral Disebut Hoaks, Tapi Isu Korban Jiwa Terus Menguat
-
Bukan Sekadar Elektoral, Legislator Gerindra Sebut Era Prabowo Sebagai Fase Koreksi Sejarah