Suara.com - Bakal calon Gubernur DKI Jakarta, Yusril Ihza Mahendera, mengatakan, membenahi negara harus dimulai dari Ibu Kota, karena tempat itu menjadi pintu gerbang dan simbol negara.
"Jika Ibu Kota bagus maka negara bagus juga, jika tidak maka negara juga tidak, untuk itulah saya ingin menjadi gubernur DKI Jakarta," kata Yusril dalam sebuah dialog di Universitas Indonesia, Jumat (22/4/2016).
Dia mengatakan, saat ini status Jakarta ada dua yaitu sebagai Ibu Kota dan sebagai Daerah Khusus, yang artinya untuk menyelesaikan masalah di Jakarta, kadang tumpang tindih kewenangan antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah DKI Jakarta.
Dia menginginkan suatu saat DKI Jakarta langsung berada di bawah pemerintah pusat agar tidak lagi terjadi tumpang tindih.
Untuk itu, dia ingin menyelesaikan masalah Jakarta antara lain kesenjangan pemerintah pusat dengan daerah agar dapat menyelesaikan masalah banjir, sampah serta kemacetan.
Dia juga meminta para akademisi untuk memberikan sumbangan pemikiran dalam memperbaiki Ibu Kota. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Mobil Bekas 60 Jutaan Kapasitas Penumpang di Atas Innova, Keluarga Pasti Suka!
- 5 Sepatu Lokal Senyaman Skechers, Tanpa Tali untuk Jalan Kaki Lansia
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- Cek Fakta: Viral Ferdy Sambo Ditemukan Meninggal di Penjara, Benarkah?
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
Pilihan
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
-
Daftar Saham IPO Paling Boncos di 2025
Terkini
-
Tahanan Demo Agustus 2025 Meninggal di Rutan Medaeng, Mantan Napol Desak Investigasi Independen!
-
Kebakaran Rumah Kosong di Jagakarsa Saat Warga Sambut Tahun Baru 2026
-
Kemdiktisaintek Rilis Aturan Baru No 52 2025, Jamin Gaji Dosen Non-ASN
-
Pasukan Orange Tuntaskan Bersih-Bersih Sisa Perayaan Tahun Baru Sebelum Subuh
-
Banjir dan Longsor Lumpuhkan Kehidupan Anak di Tapanuli Tengah
-
Pendidikan Pascabencana di Sumatra: Ketika Sekolah Dibuka Kembali, Siapkah Anak-Anak Belajar?
-
Tragedi di Labuan Bajo, Mengapa Kapal Pinisi Mudah Tenggelam saat Cuaca Ekstrem?
-
Kejar Target 3 Juta Hunian, Presiden Prabowo Siapkan Lembaga Percepatan Pembangunan Perumahan
-
Masyarakat Apresiasi Gerak Cepat Bina Marga Pulihkan Jembatan Lawe Mengkudu 1
-
Komitmen Dukung Konektivitas, Bina Marga Telah Pulihkan 10 Titik Jembatan Terdampak di Aceh