Suara.com - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi kembali memanggil Ketua Badan Legislasi Daerah DPRD DKI Jakarta, Mohamad Taufik. Kakak kandung dari Mohamad Sanusi tersebut sudah tiba di Gedung KPK untuk memenuhinya.
Setibanya di Gedung KPK, Taufik tidak memberikan komentar apapun. Dia langsung masuk ke dalam ruang tunggu saksi. Namun, sebenarnya nama Wakil Ketua DPRD DKI tersebut tidak ada dalam daftar pemeriksaan saksi untuk tersangka yang sudah ditetapkan oleh KPK dalam kasus tersebut.
Kejadian seperti ini bukan baru kali ini saja. Ini merupakan kejadian yang kedua kalinya untuk Kakak Kandung dari Mohamad Sanusi tersebut. Pasalnya pada minggu lalu, Taufik juga diperiksa, namun namanya tidak terdaftar dalam daftar pemeriksaan.
Dengan demikian, selama terungkapnya kasus suap reklamasi melalui operasi tangkap tangan, Taufik sudah dipanggil KPK sebanyak empat kali. Dua dipanggil sebagai saksi untuk Mohamad Sanusi, sementara dua pangilan terakhir belum diketahui.
Tetapi bisa saja, tidak adanya nama seteru Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama(Ahok) tersebut dalam daftar pemeriksaan sebagai saksi mengindikasikan bahwa dibukanya penyelidikan baru terkait pengembangan kasus reklamasi tersebut. Dan apabila benar demikian, maka dapat dipastikan tersangka baru dalam kasus ini akan segera muncul.
Untuk mendalami kasus ini, KPK sudah memeriksa sejumlah saksi. Ada yang berasal dari pihak Pemerintah Propinsi DKI Jakarta, dari pihak DPRD DKI, dan dari pihak swasta yaitu dari pihak Pengembang proyek reklamasi.
Namun, hingga saat ini belum ada tersangka baru dalam kasus ini, selain Mohamad Sanusi, Ariesman Widjaja, dan Trinanda Prihantoro.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Bukan Musuh, Pemred Suara.com Ajak Jurnalis Sulsel Taklukkan Algoritma Lewat Workshop AI
-
Sekjen PBNU Ungkap Alasan Prabowo Gabung Board of Peace: Demi Cegah Korban Lebih Banyak di Gaza
-
Hadiri Majelis Persaudaraan Manusia di Abu Dhabi, Megawati Duduk Bersebelahan dengan Ramos Horta
-
Tiket Kereta Lebaran 2026 Telah Terjual Lebih Dari 380 Ribu, Purwokerto Jadi Tujuan Paling Laris
-
Nekat Berangkat Saat Sakit, Tangis Pilu Nur Afni PMI Ilegal Minta Dipulangkan dari Arab Saudi
-
Kisah Epi, ASN Tuna Netra Kemensos yang Setia Ajarkan Alquran
-
KPK Masih Menyisir Biro Travel yang Ikut Bermain Jual-Beli Kuota Haji di Kemenag Periode 2023-2024
-
Pastikan Pengungsi Hidup Layak, Kasatgas Tito Tinjau Huntara di Aceh Tamiang
-
KPK Cecar 5 Bos Travel Terkait Kasus Kuota Haji, Telisik Aliran Duit Haram ke Oknum Kemenag
-
Soroti Siswa SD Bunuh Diri di Ngada, Ketua Komisi X DPR Desak Negara Hadir untuk Keluarga Miskin