Suara.com - PT. Kereta Api Indonesia bekerjasama dengan Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan menyediakan jasa kereta api untuk mengangkut sepeda motor pemudik tanpa dipungut biaya.
"Kami bekerjasama dengan Dirjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan menyiapkan angkutan motis (motor gratis) bagi pemudik," ujar Edi di Stasiun Kereta Api Gambir, Jakarta, Jumat (29/4/2016).
Program ini merupakan bagian dari peningkatan layanan PT. KAI dan pemerintah kepada masyarakat.
PT. KAI telah menyiapkan 35 kereta bagasi dengan rincian 14 kereta bagasi untuk lintas utara, 14 kereta bagasi untuk lintas selatan 1, dan tujuh kereta bagasi untuk lintas selatan 2.
"Tahun ini target kapasitas angkut sebesar 15.834 motor, peningkatan dari tahun 2015 yang hanya berkapasitas angkut 9.900 motor," kata dia.
Kereta api angkutan motor gratis akan dioperasikan selama enam hari. Saat arus mudik mulai 28 Juni hingga 3 Juli 2016, sementara masa arus balik mulai tanggal 10 Juli hingga 16 Juli 2016.
Pendaftaran angkutan motor gratis sudah dibuka sejak 8 Maret 2016 dan akan ditutup 6 Juni 2016. Pendaftaran di Stasiun Jakarta Gudang dan Pasar Senen, Jakarta Pusat.
"Bagi masyarakat yang telah mendaftar pada periode 8 Maret sampai 6 Mei 2016, PT KAI memfasilitasi untuk pembelian tiket mudik menggunakan KA dengan ketentuan maksimal tiga orang dalam satu keluarga (Dua dewasa, satu anak , maksimal 11 tahun) untuk satu unit motor. Sementara bagi mereka yang mendaftar untuk angkutan motor gratis dengan KA setelah tanggal 6 Mei 2016, tidak difasilitasi untuk pembelian tiket mudik dengan KA," kata dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat