Suara.com - Maskapai Garuda Indonesia menyiapkan sebanyak 22.000 kursi tambahan (extra seat) untuk menghadapi lonjakan penumpang selama musim Lebaran 2016. Sementara untuk Citilink sampai 40 ribu kursi
"Untuk Garuda kami siapkan 22.000 extra seat. Sedangkan untuk Citilink disiapkan sebanyak 30.000-40.000 kursi tambahan," kata Direktur Utama Garuda Arif Wibowo usai Rapat Kesiapan BUMN Transportasi menghadapi libur Idul Fitri 1437 H di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Senin (3/5/2016).
Diperkirakan terjadi lonjakan penumpang Garuda sekitar 3 persen. Meningkat dari sekitar 4 juta penumpang dibanding periode Lebaran tahun 2015.
Ia mengatakan penambahan kapasitas penumpang dilakukan pada rute Jakarta menuju beberapa kota seperti, Surabaya, Padang, Denpasar, Jogyakarta, Balikpapan, Surabaya dan Semarang. Sedangkan pada rute internasional, penambahan kapasitas tempat duduk untuk tujuan Singapura, Kuala Lumpur dan Bangkok.
Garuda tidak menambah jumlah pesawat yang dioperasikan karena jauh sebelum Lebaran 2016 sudah ada penambahan armada.
Garuda tetap menambah tiga pesawat yaitu satu unit Airbus 330 dan dua unit pesawat Boeing jenis 737-800 yang digunakan untuk pada arus puncak mudik Lebaran 2016. Saat ini tingkat isian penumpang (load factor) Garuda mencapai 76 persen dan mencapai kapasitas penuh pada Lebaran 2016.
"Kita tinggal menambah frekuensi penerbangannya saja. Adapun penambahan kapasitas tambahan akan disiapkan terutama pada H-10 hingga H+10 Lebaran," ujarnya.
"Dengan penambahan kapasitas tempat duduk, dan 'back up' tiga pesawat berbadan lebar, diharapkan penerbangan Garuda dalam melayani penumpang berlangsung aman dan nyaman," ujarnya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
Terkini
-
Prabowo Kumpulkan Eks Menlu: Apa Saja Poin Krusial Arah Politik Luar Negeri di Istana?
-
Partai Demokrat Desak Angka Ambang Batas Parlemen Dikecilkan, Herman Khaeron Ungkap Alasannya!
-
Temui Putra Mahkota Abu Dhabi, Megawati Kenalkan Pancasila sebagai Falsafah Pemersatu Bangsa
-
Saat Indonesia Jadi Pasar Rokok Terbesar ASEAN, Siapa Lindungi Generasi Muda?
-
OTT Beruntun di Kemenkeu, KPK Sita 3 Kg Emas dan Duit Miliaran dari Penangkapan Pejabat Bea Cukai
-
Edit Logo NU dan Disamakan dengan Simbol Yahudi, Warga Laporkan Akun X ke Polda Metro Jaya
-
Mensesneg Bocorkan Jadwal Pelantikan Hakim MK Baru Adies Kadir
-
PM Australia Anthony Albanese ke Jakarta Besok, Cek 8 Ruas Jalan yang Kena Rekayasa Lalin
-
BPJS PBI Dinonaktifkan Tanpa Pemberitahuan, Puluhan Pasien Cuci Darah Jadi Korban Ditolak RS
-
Bocah 10 Tahun di Ngada Bunuh Diri, Menteri PPPA Sentil Kerapuhan Sistem Perlindungan Anak Daerah