Suara.com - Jenazah Feby Kurnia, mahasiswi Universitas Gajah Mada, Yogyakarta, yang dibunuh pekerja kontrak bagian kebersihan kampus dengan Eko Agus Nugroho (26), tiba di Terminal Kargo Bandara Internasional Hang Nadim Batam, Rabu (4/5/2016). Dia diterbangkan dari Yogyakarta.
Kedatangan jenazah sudah ditunggu kerabat. Setelah tiba, jenazah langsung dibawa ambulans ke rumah duka di Sungai Panas Batam.
"Selanjutnya akan dimakamkan hari ini juga," kata kerabat korban yang menjemput di terminal kargo Hang Nadim Batam, Hendi.
Ia mengatakan jenazah mahasiswi cerdas ini diterbangkan bersama ibunya dari Yogyakarta Selasa pagi menggunakan pesawat Lion Air.
"Ibunya ada dalam satu pesawat yang sama dengan jenazah. Ibunya di terminal kedatangan," kata dia.
Dari bandara, jenazah langsung dibawa ke rumah duka yang berjarak sekitar 15 kilometer.
Mahasiswi ini ditemukan meninggal di kamar mandi Gedung S-2 dan S-3 Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam UGM Senin petang lalu.
Pelakunya warga Wonokromo, Pleret, Bantul, Yogyakarta. Dia sudah ditangkap Polres Sleman di pinggir jalan depan rumah. Dia sudah mengakui perbuatannya.
Keluarga korban berharap polisi bisa mengusut tuntas kasus meninggalnya Feby, sedangkan sejak Senin lalu rumah duka banyak didatangi kerabat dan tetangga yang berbelasungkawa. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan