Suara.com - Jaksa Agung H. M. Prasetyo menyatakan terpidana mati kasus narkoba Freddy Budiman akan masuk daftar terpidana yang rencananya dieksekusi pada tahap ketiga, tahun ini.
"Saya akan desak agar Freddy segera dieksekusi (mati)," kata Prasetyo di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (10/5/2016).
Prasetyo mengungkapkan selama ini Freddy sebenarnya sudah jadi target eksekusi mati, namun kejaksaan masih menunggu peninjauan kembali yang akan ditempuh Freddy.
"Freddy Budiman itu termasuk target, kami akan desak itu, karena selama ini dia katakan mau menggunakan upaya hukumnya (PK). Kapan dia mau gunakan itu sudah harus ada ketegasan, diberikan batas waktu," ujar Prasetyo. "Belum, dia kan masih punya upaya hukum. Waktu itu dia mengatakan akan mengambil upaya hukum PK, tapi harus segera dipastikan kapan dia mengajukan PK, kami tidak bisa nunggu lama-lama."
Prasetyo belum dapat memastikan kapan eksekusi mati tahap ketiga akan dilakukan.
Dia juga belum dapat memastikan jumlah terpidana mati yang akan dieksekusi.
"Persiapan sudah, koordinasi sudah, sehingga nanti kami akan tetapkan waktunya dan berapa yang akan dieksekusi. Tempatnya di Nusakambangan," kata dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat
-
Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan
-
Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter
-
Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor
-
Revitalisasi 71.744 Sekolah Tahun 2026, Mendikdasmen Siapkan Dana Rp14 Triliun
-
Peneliti Temukan Cara Ubah Kulit Kayu Eukaliptus Jadi Penangkap Polusi, Seberapa Efektif?
-
Wamendagri Bima: Tantangan Perubahan Iklim Bukan Lagi Regulasi, Tetapi Eksekusi di Daerah
-
BGN Bantah Siswa SD di Pemalang Dikeluarkan Gara-gara Kritik MBG: Itu Tidak Benar