Suara.com - Ada peristiwa menarik yang luput dari pengamatan sebagian besar media massa di tengah acara diskusi bertema Pemimpin seperti Apakah yang Dibutuhkan Masyarakat DKI Saat Ini? di Gedung Joang 45, Jakarta Pusat, kemarin.
Peristiwa menarik perhatian itu ketika kader Partai Demokrat yang berhasrat mejadi gubernur Jakarta periode 2017-2022, Hasnaeni Moein, hendak meninggalkan gedung usai jadi pembicara.
Dia dibuntuti sekelompok orang sampai ke mobil yang terparkir di halaman gedung.
Tak lama setelah perempuan yang punya julukan Wanita Emas itu masuk ke dalam mobil, dia menyebarkan uang kertas yang masing-masing senilai Rp10 ribu kepada sekelompok orang tadi.
Orang-orang pun langsung berebut untuk memunguti uang. Mereka sampai berdesak-desakan mengejar uang kertas yang beterbangan.
Usai menyebarkan uang, mobil hitam yang ditumpangi pengusaha tersebut meninggalkan lokasi.
Acara diskusi tadi menghadirkan banyak pembicara. Diskusi sempat diwarnai ketegangan antara pengamat politik yang kini menjadi Komisaris Perum Lembaga Kantor Berita Nasional Antara Boni Hargens dan kelompok orang yang tak mendukung Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).
Peristiwa tersebut berawal dari paparan Boni yang menyebutkan sampai sejauh ini belum ada satu pun figur yang sudah menyatakan diri akan maju ke pilkada Jakarta periode 2017-2022 yang sanggup menandingi elektabilitas Ahok. Anti Ahok rupanya tak terima dan mempertanyakan apa dasar pernyataan Boni. Kericuhan pun terjadi sampai ditengahi moderator.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan