Suara.com - Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) tak dapat menyembunyikan kegembiraannya setelah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mendapat empat penghargaan dari Badan Perencanaan Pembangunan Nasional, Rabu (11/5/2016). Penghargaan tersebut diberikan pada acara penutupan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional yang berlangsung di Istana Negara, Jakarta.
"Dapat empat penghargaan. Ini baru pertamakali dalam sejarah," ujar Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (11/5/2016).
Keempat penghargaan untuk pemerintah Jakarta yaitu kategori provinsi dengan perencanaan terbaik, provinsi dengan perencanaan inovatif, provinsi dengan perencanaan progresif, serta Milenium Development Goals 2016.
Ahok mengatakan salah satu pertimbangan dewan juri memberi penghargaan kepada pemerintah Jakarta karena sejumlah sistem yang diterapkan sudah berbasis elektronik.
"Bappeda memprersentasikan, termasuk keunggulan kita kan dari musrenbang sudah elektronik sampai ke e-budgeting. MDGs kan juga diukur," kata Ahok.
Ahok mengatakan sebenarnya selama ini dia tidak pernah mengharapkan mendapatkan penghargaan. Baginya yang terpenting bekerja keras dan membawa perubahan yang lebih baik bagi Jakarta.
"Kita hanya fokus kerja saja untuk pencapaian target. Kita nggak berpikir banyak soal penghargaan sebenarnya, kerja saja, dapat penghargaan ya kita terimakasih," kata Ahok.
Ahok mengatakan raihan penghargaan ini tentu saja atas kerja keras seluruh pejabat dan dukungan masyarakat.
"Bappeda kerja sangat bagus, SKPD sangat bagus, lumayan lho, saya juga kaget dapat empat penghargaan," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Dugaan Skandal PT Minna Padi Asset Manajemen dan Saham PADI, Kini Diperiksa Polisi
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
Terkini
-
Jakarta Diguyur Hujan Deras Lagi: Puluhan RT di Jaksel Kembali Terendam, Petogogan Paling Parah
-
Operasi Senyap Ditresnarkoba Polda Metro: Bongkar Peredaran Etomidate di Jakbar hingga Tangerang
-
Prabowo Fokus Bawa Indonesia Superpower, Jokowi Disebut Mulai Jadi Masa Lalu
-
Mendag Tegaskan Larangan Impor Pakaian Bekas, Ini Alasan Kuat di Baliknya!
-
Berkas Dilimpahkan, Jaksa Tahan WN China Tersangka Pencurian Listrik Tambang Emas Ilegal
-
Cak Imin dan Jajaran PKB Bertemu Tertutup dengan Presiden Prabowo, Ada Apa?
-
KPK Ungkap Ambil Informasi dari Medsos soal Ridwan Kamil, Singgung Isu Aura Kasih?
-
Titik Balik Diplomasi RI: Pengamat Desak Prabowo Buktikan Kedaulatan Lawan 'Gertakan' Donald Trump
-
KPK Bongkar Peran Tim 8, Timses Bupati Pati Sudewo dalam Dugaan Pemerasan Caperdes
-
Kemensos Perkuat Sejumlah Program Mitigasi dan Penanganan Bencana pada Tahun Anggaran 2026