Suara.com - Ketua DPD Partai Gerindra DKI Jakarta M. Taufik mengungkapkan ada orang yang sedang mengincar jabatannya di partai.
Orang tersebut, kata Taufik, sampai mendoakannya cepat masuk penjara dalam kasus dugaan suap terkait pembahasan Rancangan Peraturan Daerah tentang Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil Provinsi DKI Jakarta Tahun 2015-2035 dan Raperda tentang Rencana Tata Ruang Kawasan Strategis Pantai Utara Jakarta. Kasus ini sebelumnya telah menjadikan adiknya, M. Sanusi, menjadi tersangka, bersama Presiden Direktur PT. Podomoro Land (Tbk) Ariesman Wijaya dan staf Trinanda Prihantoro.
Tetapi, Taufik tidak mau menyebut siapa orang yang mengincar posisinya dan siapa yang mendoakannya cepat masuk bui.
"Ada saja, kali demen lewat kesulitan orang. Ya nggak tahu siapa, adalah orangnya, ya ada saja," ujar Taufik di gedung DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (11/5/2016).
Hal itu pertamakali disampaikan Taufik ketika memberikan kata sambutan di Rapat Kerja Daerah Partai Gerindra DKI Jakarta di Gedung Joang 45, Jakarta Pusat, pada Minggu (8/5/2016).
Ketika itu, Taufik juga tidak menyebut siapa orang yang dimaksud. Dia hanya memberi sinyal orang tersebut sama-sama kader Gerindra.
"Ini banyak yang doain saya masuk penjara. Karena yang doain saya masuk penjara cita-citanya yaitu menggantikan ketua DPD. Tapi insya Allah, Allah berkata lain," kata Taufik.
Taufik mengaku santai saja dengan hal itu. Taufik mendoakannya segera bertobat.
"Saya doakan saja orang yang mendoakan saya masuk penjara dia bisa kembali ke jalan yang benar," kata Taufik yang juga Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Donald Trump: Ayolah Iran, Kibarkan Bendera Putih
-
Ade Armando Resmi Keluar dari PSI, Pengamat Sebut Demi Selamatkan Citra Partai
-
Mensos Gus Ipul Sambangi KPK Besok, Minta Nasihat Terkait Pengadaan Sekolah Rakyat yang Disorot
-
Gelandang Botafogo Danilo Incar Satu Slot Timnas Brasil di Piala Dunia 2026: Banyak Pemain Top
-
Sidang Kasus Andrie Yunus, Eks Kepala BAIS: Intelijen Itu Alat Negara, Bukan Alat Emosi
-
Menkes Budi Waspadai Hantavirus Masuk Indonesia, Rapid Test hingga PCR Disiapkan
-
Akan Disampaikan di Forum Dunia, 3 Poin tentang Kekerasan Anak yang Tak Bisa Lagi Diabaikan
-
Militer AS Punya Program Lumba-Lumba Militer, Isu di Selat Hormuz Jadi Sorotan
-
Prabowo Bertolak ke Filipina Hadiri KTT Ke-48 ASEAN, Menteri Bahlil dan Seskab Teddy Ikut
-
Soal Masa Depan Wisata RI, Triawan Munaf: Tak Ada Lagi Sistem Pemesanan yang Terfragmentasi