Suara.com - Menteri Kesehatan RI, Nila F Moeloek mengungkapkan selain cuaca ekstrim dengan iklim yang sangat panas, ancaman yang diwaspadai jamaah haji pada masim ibadah haji nanti adalah virus MERS.
Dirinya mewakili Pemerintah telah bertemu Menteri Kesehatan Arab Saudi beberapa waktu lalu untuk membicarakan antisipasi wabah penyakit tersebut.
"(resiko bagi jamaah haji) ada virus MERS, tapi meningitis ada vaksin. Untuk virus MERS, Menkes di sana menyadari dan mereka melakukan berbagai upaya pencegahan. Jadi mereka tahu jangan sampai virus ini kena ke jemaah haji. Hal itu kami bicarakan waktu ke Arab Saudi," kata Nila kepada wartawan di kantor Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Jakarta, Rabu (18/5/2016).
Dia mengungkapkan, kasus virus MERS ini pernah ada warga di Riyadh tahun lalu. Namun tidak sampai menyebar ke wilayah Mekkah, tempat jamaah haji beribadah.
"Tapi tidak sampai masuk ke Mekkah," ujar dia.
Oleh sebab itu, Pemerintah juga melakukan antisipasi pencegahan supaya jamaah haji asal Indonesia tidak terkena virus tersebut saat musim haji nanti. Salah satu antisipasinya, Pemerintah telah menyiapkan tenaga kesehatan yang mengikuti jamaah saat melakukan ibadah haji.
"Saat ini udah disiapkan tenaga kesehatan haji yang di kloter dan juga di BPHI. Tenaga kloter itu yang ikuti jemaah terus, sebagian menetap di klinik, tetapi secara aktif jemput bola. Setiap pergerakan (proses ibadah jamaah) itu nanti akan dilacak jemaah-jemaah yang beresiko," terang Muchtaruddin Mansyur, Kepala Pusat Kesehatan Haji Kementerian Kesehatan dalam kesempatan yang sama.
Dia menambahkan, bagi jemaah yang beresiko akan diberi gelang sebagai tanda.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Keajaiban Membaca dalam When You Love a Book Karya Kaz Windness
-
Daftar Kapal Penyelamat Korban Kebakaran KMP Mutiara Sentosa II
-
Bernafsu Kalahkan Timnas Indonesia, Pelatih Vietnam Berencana Pakai Jimat di Pakansari
-
Penjelasan Mengapa Larangan Kuota Hangus Bisa Bikin Harga Internet Makin Mahal
-
Ratusan Korban KMP Mutiara Santosa II Dievakuasi ke Tanjung Perak, Proses Identifikasi Berlangsung
-
Apa itu Pelembap dan Fungsinya? Ini 6 Manfaat Moisturizer
-
Kebakaran Hutan Hanguskan 4 Hektare Hutan Jati di Jalur Arak-Arak Situbondo
-
4 Body Lotion Ringan dan Menyejukkan, Penyelamat Saat Cuaca Terik!
-
Detik-detik Hilangnya Nelayan Situbondo di Laut Jangkar, Ponsel Masih Ada di Perahu
-
Dari Resep Keluarga ke Petak Enam, Tuan Wen 1980 Hidupkan Lagi Kue Peranakan Tionghoa