Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerima kunjungan kehormatan Pangeran Arab Saudi, Prince Alwaleed Bin Talal Bin Abdulaziz Alsaud.
Presiden Jokowi menerima Pangeran Arab Saudi yang bergelar His Royal Highness Prince of the Kingdom of Saudi Arabia itu di Istana Kepresidenan Bogor, Minggu (22/5/2016).
Pangeran Arab hadir di Istana Kepresidenan Bogor pada sekitar pukul 16.30 WIB.
Presiden Jokowi dan Pangeran Arab kemudian melakukan dialog dan berbincang santai di Ruang Kerja Presiden yang berada di kawasan Kompleks Istana Kepresidenan Bogor.
Keduanya sempat berbincang keluar ruangan dan menghadap ke arah Kebun Raya Bogor.
Kehadiran Pangeran Arab ke Indonesia adalah dalam rangka kunjungan kehormatan yang diharapkan memperkuat hubungan bilateral antara Indonesia dan Arab Saudi.
Pangeran Arab kemudian dijadwalkan melakukan pertemuan bisnis dengan pelaku usaha di Indonesia pada malam harinya.
Rencananya Pangeran Arab juga akan bertemu dengan kepala negara/pemerintahan lain di wilayah ASEAN yakni Presiden Filipina yang baru saja terpilih.
Hubungan bilateral Indonesia dan Arab Saudi selama ini terkait dalam sejumlah fokus penting termasuk dalam hal kerja sama ekonomi, tenaga kerja, maupun ibadah haji. (Antara)
Berita Terkait
-
Momen Pertemuan Prabowo dan Putin di Istana Kremlin
-
Memperkuat Diplomasi Budaya, Indonesian Corner Dibuka di Islamabad
-
Momen Prabowo Sambut Langsung kunjungan Raja Abdullah II di Istana
-
Bongkar Penampakan Ijazah Gibran dengan Alumni MDIS Singapura, Apakah Sama?
-
Riwayat Pendidikan Gibran di Orchid Park Secondary School Disorot, Ini Fakta dan Profil Sekolahnya
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat