Aparat kepolisian menetapkan Khairul Amri (29) dan Deni Sahbudin (28), dua penjaga pintu perlintasan kereta api kereta Jalan Gunung Sahari, Jakarta Utara, menjadi tersangka kasus kecelakaan antara kereta api Senja Utama Solo, bus Transjakarta TJ 197, dan mobil Avanza.
"Penjaga palang pintu dua orang ditetapkan sebagai tersangka. Pas kereta lewat penjaganya yang satu tidur, yang satu kencing," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Awi Setiyono di Polda Metro Jaya, Rabu (25/6/2016).
Awi menambahkan kecelakaan terjadi lantaran kedua petugas lamban menutup pintu perlintasan kereta api.
Dalam kasus tersebut, mereka dikenakan Pasal 360 ayat (2) tentang kelalaian sehingga mengakibatkan korban mengalami luka dengan ancaman hukuman pidana sembilan bulan penjara
"Dikenakan Pasal 360 ayat 2 dengan ancamannya penjara sembilan bulan," kata dia.
Kecelakan terjadi di kawasan Gunung Sahari, tepatnya di palang pintu perlintasan kereta api, Pademangan, Jakarta Utara, pada Kamis (19/5/2016).
Akibat kecelakaan beruntun, pengemudi mobil Avanza dan bus Transjakarta luka-luka.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat