Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok berharap tidak ada perubahan jam masuk kerja pegawai di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta selama ramadan.
Dia tak setuju jika ada perubahan jadwal menjadi pukul 08.00 WIB. Pasalnya seminggu lagi umat muslim akan menjalankan ibadah puasa.
"Kalau pengalaman saya dan teman-teman saya yang muslim justru lebih siap kalau ke kantor itu lebih pagi karena sesudah sahur begitu, mandi terus tanggung," ujar Ahok di Perkampungan Budaya Betawi, Setu Babakan, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Sabtu (28/5/2016).
Oleh karena itu, Ahok menginginkan jam kerja PNS tetap masuk seperti biasanya yakni pukul 07.00 WIB. Namun bisa pulang lebih awal pada pukul 14.00 WIB. Namun usulan tersebut masih akan dibahas dengan Sektetaris Daerah DKI Jakarta Saefullah.
"Ngapain kamu nanggung-nanggung jam 15.00 WIB atau 15.30 WIB pulangnya? Pulang paling jam 14.00 WIB kalau masuk jam 07.00 WIB. Itu yang lagi saya usulkan," imbuhnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
Pilihan
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
-
Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG
-
BREAKING NEWS: Kantor Dinas Pendidikan Sulsel Digeledah Kejati
Terkini
-
Memanas, Proses Pengosongan Lahan Hotel Sultan Diwarnai Aksi Lempar Batu
-
Bicara Rokok Murah untuk Warga Miskin Anggota DPR PAN Kena Semprot Forum Konsumen
-
Negara Rebut Paksa Lahan GBK dari Swasta, Minta 15 Bangunan Dikosongkan Serentak
-
Sempat Absen, Bos Maktour Fuad Datangi KPK untuk Diperiksa Kasus Haji
-
Kivlan Zen Ikut Kawal Eksekusi Hotel Sultan: Aparat Jangan Represif, Saya Juga Mantan Prajurit
-
Nyanyian Bos Blueray Seret Nama Dirjen Bea Cukai, KPK: Tak Akan Kami Lepaskan Begitu Saja!
-
Unik, Perjanjian Damai AS - Iran Dibuat dengan 2 Bahasa Ini
-
Kata-kata Donald Trump Akhirnya Perang dengan Iran Berakhir: Ini Tidak...
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
Isi 14 Poin Perjanjian Damai AS - Iran Akhiri Perang