Suara.com - Karyawati diskotik Tope One, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Restu Ayu Febriyani (21), meninggal dunia pada Minggu (29/5/2016) sekitar pukul 02.30 WIB. Restu dilaporkan meninggal secara mendadak ketika menemani dua pengunjung bernama Haryadi (48) dan Oca (33).
"Korban yang saat itu sedang duduk bersama saksi tiba-tiba posisi duduk korban langsung jatuh ke lantai," kata Kepala Sub Bagian Hubungan Masyarakat Polres Metro Jakarta Barat Komisaris Herru Julianto.
Sebelumnya peristiwa itu terjadi, Haryadi dan Oca memesan tiga minuman bir, tiga botol minuman merek Kratingdaeng, dan sepiring buah leci kepada Restu.
Kemudian Restu pergi mengambilkan pesanan. Tak lama kemudian, dia kembali ke meja tempat duduk tamu.
Tak lama setelah itu, Restu jatuh ke lantai.
Kedua pengunjung dibantu petugas, kata Herru, kemudian membawa Restu ke lantai tiga diskotik untuk upaya pertolongan. Kemudian, mereka membawanya ke Rumah Sakit Royal Taruna. Namun, Restu meninggal ketika hendak dilakukan penanganan secara medis oleh petugas rumah sakit.
"Karena korban sudah tidak sadarkan diri, selanjutnya korban di bawa ke RS Royal Taruna, dan ditangani oleh dokter namun korban telah meninggal," katanya
Kasus ini kemudian ditangani polisi. Polisi telah menyita barang bukti berupa tiga botol bir bintang dan tiga botol Kratingdaeng.
Sampai berita ini diturunkan, polisi belum tahu sebab Restu meninggal dunia.
Jenazah telah dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Salemba, Jakarta Pusat, untuk dilakukan visum et repertum.
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
Terkini
-
Saksi Kasus Noel Ebenezer Ungkap Sultan Kemnaker Bantu Carikan LC
-
Misteri Partai 'K' di Pusaran Korupsi Kemenaker, Noel Ngaku 'Dibungkam' Sosok Penting
-
Pengacara Ungkap Bukti Aliran Uang terkait Pengurusan Sertifikasi K3 ke Ibu Menteri
-
Kabar Duka: Al Ridwan Putra Wabup Bogor Jaro Ade Meninggal Kecelakaan, Bukan Tabrakan!
-
Studi Oxford: Hampir Separuh Penduduk Dunia Terancam Panas Ekstrem pada 2050
-
Diduga Adu Kecepatan, 4 Fakta SUV Mewah Jetour T2 hangus Terbakar Usai Ditabrak BMW di Tol Jagorawi
-
Geger Temuan PPATK, Rp992 Triliun Perputaran Duit Tambang Emas Ilegal, Siapa 'King Maker'-nya?
-
Pigai Akui Uang Pribadi Terkuras karena Kementerian HAM Tak Punya Anggaran Bansos
-
Saksi Ungkap Ada Uang Nonteknis dan Uang Apresiasi dalam Pengurusan Sertifikasi K3 di Kemnaker
-
Pedagang Kota Tua Terpaksa 'Ngungsi' Imbas Syuting Film Lisa BLACKPINK: Uang Kompensasi Nggak Cukup!