Suara.com - Menteri Hukum dan HAM Yasona Laoly mengatakan, kondisi Laps Gorontalo sudah mulai aman. Seluruh orang yang terlibat kerusuhan di Lapas Kelas II-2 itu sudah ditangkap bersama senjata yang ada.
"Lapas di gorontalo sudah aman, jadi yang menusuk itu sudah diambil, sudah ditahan di Polda, ada sidak-sidak semua, semua alat senjata tajam, ada arit, yang dimasukkan memang dibawa ke dalam (Lapas) itu ditarik semua," kata Yasona di DPR, Kamis (2/6/2016).
Dia menyesalkan terjadi kerusuhan ini. Yasona juga sudah meminta kepada seluruh jajarannya untuk menangani masalah ini.
"Jadi lain kali kalau membawa napi itu ke dalam harus mempertimbangkan keamanan petugas. Seharusnya memang Polisi di Pintu pertama, pintu kedua itu sudah seharusnya petugas PAS," tutur Politisi PDI Perjuangan ini.
Lapas II-A Gorontalo dikuasi narapidana sejak Rabu (1/6/2016) dinihari. Seluruh petugas telah keluar seusai kerusuhan pascapneikaman oleh salah satu napi terhadap soerang polisi, Selasa (31/5/2015) malam.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan