Suara.com - Ketua Komisi Kepolisian Nasional Luhut Binsar Panjaitan sudah membahas nama-nama calon pengganti Kapolri Jenderal Badrodin Haiti yang sebentar lagi pensiun. Anggota kompolnas, kata Luhut, akan melakukan assessment untuk mengetahui kemampuan para kandidat.
"Tadi kami kompolnas sudah bicara mengenai finalisasi kode etik dan melakukan assessment terhadap beberapa nama yang beredar," kata Luhut di kantor Kemenkopolhukam, Jakarta, Jumat (3/6/2016).
Pada Senin (6/6/2016) nanti atau setelah dilakukan assessment, kompolnas akan mengkaji kembali.
Setelah itu, nama-nama kandidat yang diberi catatan kompolnas akan disampaikan kepada Presiden Joko Widodo.
"Nanti hari Senin kami lihat (hasil assessment), setelah itu saya serahkan kepada Presiden," ujar dia.
Saat ditanya siapa saja nama-nama calon kapolri yang masuk ke kompolnas, Luhut merahasiakan.
Para kandidat, kata Luhut, semuanya perwira tinggi Polri berpangkat komisaris jenderal.
"Nama-namanya tidak boleh dong saya ngomong, saya belum lapor Presiden. President is my boss. Jadi mesti lapor bos saya dulu, baru kalian (media). Yang jelas pasti bintang tiga semua (nama-nama kandidat Kapolri)," tutur dia.
Jenderal Badrodin akan pensiun awal Agustus 2016. Sebelumnya, sempat mencuat isu Presiden Jokowi akan memperpanjang masa jabatan Badrodin.
Tag
Berita Terkait
-
Mantan Kapolri Era SBY dan Jokowi Jadi Komisaris Utama Bukalapak
-
Boni Hargens Soal Gebrakan Resiprokalitas Kapolri, ASN Kini Bisa Jabat Posisi di Polri
-
Kapolri Jamin Takkan Serobot Kursi ASN: Polisi Masuk Kementerian Hanya Jika Diminta!
-
Cegah Perjudian! Kapolri Aktifkan Satgas Antimafia Bola Jelang Piala Dunia 2026
-
Jabatan Kapolri Kini Bisa Diperpanjang Sesuai Kebutuhan Presiden, Ini Bunyi Pasal Terbaru UU Polri
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo
-
Aksi Bersih & Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama
-
Wamendagri Bima Arya Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda Berbasis Nilai Budaya
-
Bukan Ancaman, Anis Matta Sebut Demo Justru 'Picu' Pemerintah Kerja Lebih Baik
-
Massa Bertahan di Gejayan Meski Aksi Selesai, Bunyi Klakson - Seruan Turunkan Prabowo Terus Menggema
-
Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
-
Turun Aksi di Jogja, Cholil ERK Tegaskan Gerakan Masyarakat Jangan Mengempis
-
Benarkah Jokowi Segera Jadi Ketua Dewan Pembina? PSI Kasih 'Kode Keras' Begini
-
Jawab Tuntutan Mahasiswa, Bakom RI Sebut Kebijakan Presiden Prabowo Hemat Anggaran Rp300 Triliun!