Suara.com - Gedung Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat, di Jalan LLRE Martadinata Kota Bandung terbakar pada Minggu (5/6/2016) siang. Api mulai berkobar ruang aula dan lantai dua yang berada di atas aula.
Kepala Bidang Pemadaman Dinas Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran Kota Bandung Yosep Heryansyah mengatakan, pihaknya menerima laporan adanya kebakaran tersebut sekitar pukul 12.14 WIB dan kobakaran api berhasil dipadamkan sekitar pukul 13.30 WIB.
Sembilan unit mobil pemadam kebakaran dari Dinas Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran Kota Bandung, dikerahkan untuk memadamkan si jago merah.
"Saat ini, alhamdulillah petugas di lapangan sudah berhasil memadamkan api. Jadi yang terbakar itu aula dan lantai dua yang berada tepat di atas aula-nya. Di lantai dua itu sepertinya ruang kerja," kata dia.
Ketika ditanyakan apa penyebab sementara kebakaran di Gedung Kejati Jabar tersebut, Yosep belum berani memastikan.
Namun ketika ditanyakan apakah ada arsip-arsip yang terbakar di lantai dua Gedung Kejati Jabar, Yosep mengatakan bisa saja ada karena ruangan tersebut merupakan salah satu ruangan kerja di gedung tersebut.
"Karena yang terbakar ini kan ruang kerja, saya kira pasti ada (arsip-arsip yang terbakar)," ujarnya. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Kebakaran Hebat di Tambora Jakbar, 25 Rumah Hangus dan 206 Warga Terpaksa Mengungsi
-
Karhutla: 10 Hektare Lahan Gambut Terbakar di Anjongan, Api Sempat Mendekati Bangunan Warga
-
Kebakaran Pasar Darurat di Blora Hanguskan Sembilan Kios dan Satu Rumah, Kerugian Capai Rp2,2 Miliar
-
Dari Konten Fungsi Helm ke Teror Digital: Mengapa Petugas Damkar Depok Diincar dan Diintimidasi?
-
Korsleting Listrik Picu Ledakan Kembang Api di Rumah Warga Sleman, 2 Sepeda Motor Hangus
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Pesawat Tanker AS Jatuh di Irak, Amerika Sebut Kecelakaan tapi Iran Klaim Ditembak Rudal
-
Kebakaran Hebat di Tambora Jakbar, 25 Rumah Hangus dan 206 Warga Terpaksa Mengungsi
-
Andrie Yunus Disiram Air Keras, Menko Yusril: Pola Serangan Terencana dan Terorganisir
-
Serangan Brutal AS-Israel Sengaja Targetkan Anak-anak, Kemenkes Iran Rilis Data Mengerikan
-
Pakar UGM Kritik Serangan AS ke Iran: Ada Standar Ganda Soal Nuklir Israel
-
Solidaritas Tanpa Batas: Warga Iran Tetap Bela Palestina di Tengah Gempuran Rudal AS-Israel
-
GMNI Kecam Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus, Minta Prabowo dan Kapolri Bertindak
-
TMP Bakal Dikelola Kemenhan, Gus Ipul Sebut Kemensos Tak Punya Kapasitas Cukup
-
Isu Sanksi AS Usai Indonesia Borong Rudal BrahMos Rp 5,9 Triliun, Pakar Buka Suara
-
Menteri HAM Kecam Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS, Minta Polisi Usut Tuntas