Suara.com - Badai yang melintasi wilayah Queensland dan New South Wales di Australia juga melanda daerah selatan Victoria dan sebagian di wilayah Tasmania. Dua orang dikabarkan hilang diduga hanyut terbawa arus banjir.
Hari ini, Senin (6/6/2016) tiga orang dikabarkan meninggal. Satu kjorban dari South Wales, yang lainnya dari wilayah ACT.
Cuaca buruk yang menerjang sebagian wilayah Australia juga dialami di bagian utara Sydney serta menyebabkan kerusakan parah dan erosi. Lebih dari 100 orang di Tasmania dan sekitarnya dievakuasi menggunakan helikopter dan perahu motor.Sedikitnya 3500 rumah tak dialiri listrik serta mengakibatkan kerusakan ribuan hektar ladang pertanian dan kebun.
Seorang petani di wiayah Derwent, Mersey sampai saat ini dinyatakan hilang setelah banjir bandang yang menyapu daerah Derwent, mersey, Forth, Meander, North Esk dan South Esk River.
Beberapa ada yang nekat melintasi sungai yang diluapi air bah untuk menyelamatkan diri. Pemerintah setempat sigap menghadapi bencana alam ini dengan membuka pusat evakuasi di Davenport, Launceston, Wynyard dan Deloraine.
Sementara itu, Perdana menteri Australia menunda kunjungannya ke Tasmania menyusul banjir bandang di wilayah tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
Terkini
-
Kasus Penyekapan di Bandung, Komnas Perempuan Sebut Ada Kekerasan Berbasis Gender yang Ekstrem
-
Ketua BEM FH UBK Akui Terima Uang untuk Geser Aksi dari Istana
-
Program Imunisasi Nasional Kekurangan Dana Rp 1 Triliun Akibat Pemotongan Anggaran
-
Dasco Soal Said Iqbal Jadi Penasihat Prabowo: Bukan Lemahkan KSPI, Justru Tambah Keras ke Pemerintah
-
Buntut Konflik dengan Ruben Onsu, Sarwendah Datangi Komnas Perempuan dan Buka Suara
-
PSI Lempar Isu Prabowo-Gibran 2 Periode, PDIP Beri Sindiran Pedas: Emang Pak Prabowo Mau?
-
Ini Biadab! Kutuk Penyekapan Perempuan di Bandung, DPR Bakal Panggil Menteri PPPA ke Senayan
-
30 Kali Wajib Lapor Jadi Kunci Roy Suryo dan dr Tifa Lolos dari Sel Tahanan Jaksa!
-
Nadiem Makarim Akui Tak Yakin dengan Chromebook saat Meeting dengan Google
-
Pemerintah Usulkan RUU Pusat Finansial Internasional Masuk ke Prolegnas DPR