Suara.com - Seekor singa jantan di sebuah kebun binatang Jepang tertangkap kamera sedang mencoba menerkam seorang bocah kecil dari belakang. Namun, sang singa gagal, karena tubuhnya hanya membentur kaca pelindung yang memang membatasinya dengan si bocah.
Insiden ini diabadikan oleh seorang pengunjung kebun binatang Chiba, Tokyo bagian timur.
Membelakangi sang singa, bocah tersebut tidak mengetahui dirinya sedang diincar oleh mahluk berbobot 185 kilogram itu. Beruntung, ada pembatas kaca antara dirinya dan sang singa.
Kaca tersebut dipasang pada bulan April lalu untuk memberikan pengalaman kepada para pengunjung, melihat singa dari jarak dekat.
Namun, video tersebut menuai kritik dari kelompok aktivis penyayang binatang. Mengurung predator seperti singa dalam kandang semacam itu, menurut mereka, merupakan perbuatan yang keji, juga berbahaya.
Pakar singa Adam M. Roberts dari kelompok Born Free USA, kepada The Dodo mengatakan, "Singa-singa adalah predator alam liar dan anak dalam video ini, khususnya saat memunggungi sang singa, dianggap sebagai mangsa".
"Kaca yang kuat akan menahan sang singa di dalam kandangnya, namun bisa mengganggu naluri alaminya," sambung Roberts.
"Beruntung bagi keluarga si bocah, jika kaca tersebut pecah, tentu akan jadi bencana," katanya.
Para penjaga kebun binatang membantah jika dikatakan sang singa ingin memangsa si bocah. Menurut mereka, singa tersebut hanya ingin bermain-main dengan si bocah dan selalu bertingkah serupa jika melihat anak kecil lainnya. (Independent)
Berita Terkait
-
Mirah Singa Betina dari Marunda: Perjuangan dan Welas Asih Pendekar Wanita
-
Profil Timnas Senegal: Singa Teranga dari Tradisi Menuju Sejarah di Piala Dunia 2026
-
Profil Timnas Irak: Singa Mesopotamia yang Siap Mengaum di Piala Dunia 2026
-
Profil Timnas Maroko: Singa Atlas Punya Modal Berharga untuk Piala Dunia 2026
-
Mengunjungi Jabal Uhud: Tempat Singa Allah Beristirahat Abadi
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Implementasi 'Menambang dengan Hati', NHM Sukses Fasilitasi Operasi Jantung Warga Doro di Jakarta
-
Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
-
Polda Jabar Libatkan Ahli Kejiwaan untuk Dalami Kondisi Psikologis Taufik Hidayat
-
Realita Pahit Dunia Kerja: Antrean 2 Km di Malaysia dan Bayang-Bayang PHK di Indonesia
-
Berkat Jejak Transaksi Daring, Pelaku Penyekapan Perempuan di Bandung Ditangkap
-
Segera Hadir, Film Sekolah Rakyat Angkat Kisah Dramatis dari Kehidupan Nyata
-
SDA Terus Dicuri, Prabowo: TNI AL dan Bea Cukai Sudah Dikerahkan, Masih Saja Bocor!
-
Rugi Terus, Prabowo Bakal Tutup 800 Perusahaan Pelat Merah untuk Berhemat
-
Jakarta Darurat Kabel Semrawut: Pelajar Tewas, Perda Mangkrak, Legislator Tuntut Sanksi Operator
-
UU Peradilan Militer Jadi Tameng Impunitas TNI! Aktivis Desak Reformasi Total