Suara.com - Jajaran Polsek Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, menyelidiki temuan mayat yang sudah mulai tinggal kerangkanya di salah satu rumah kosong di Kampung Gunungguruh.
"Mayat yang sudah mulai menjadi kerangka yang ditemukan di rumah kosong di RT 24/RW 12 Desa Cikujang, Kecamatan Gunungguruh ini berjenis kelamin lelaki," kata Kapolsek Gunungguruh IPDA Yudi Wahyudi di Sukabumi, Sabtu (11/6/2016).
Diduga jasad lelaki tanpa identitas itu sudah meninggal selama tiga bulan, karena kondisi jasadnya yang sudah mengering. Jasad tersebut langsung dibawa ke RSUD R Syamsudin SH Kota Sukabumi untuk visum.
Namun belum diketahui apa yang menjadi penyebab kematian "Mr X" ini. Hingga saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan dan sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan untuk sementara rumah kosong yang diketahui milik Nurhayati tersebut diberi garis polisi agar tidak ada warga yang keluar masuk.
Jasad ini pertama kali ditemukan oleh Wawan Hermawan (42) warga Kampung Kutamaneuh, Kecamatan Gunungguruh. Pada saat itu, saksi tengah diberi tugas oleh si pemilik rumah kosong ini untuk membetulkan pintu, namun saat masuk ke dalam ruangan rumah tersebut pria ini mencium bau yang menyengat dan melihat ada jasad manusia yang sudah mengering.
"Kami juga saat ini masih meminta keterangan dari beberapa pihak untuk mengungkap kasus ini serta sudah mengambil beberapa barang bukti di lokasi penemuan mayat ini," tambah Yudi.
Sementara, pemilik rumah, Nurhayati warga Kampung Keboncau, Bogor mengatakan rumah tersebut memang sudah tidak dihuni oleh keluarganya selama dua tahun. Namun, ada seorang tunawisma yang menghuni rumah ini, walaupun sudah dilarang tetapi orang tersebut tetap memaksa untuk menghuni rumah yang tidak ada akses listrik dan air tersebut.
Pada waktu itu si pemilik rumah mengizinkan lelaki tunawisma untuk menghuni rumahnya, apalagi mereka tinggalnya di daerah Bogor. Selama dua tahun, Nurhayati pun tidak pernah datang ke rumah tersebut dan tidak mengetahui apakah tunawisma itu tetap tinggal atau sudah pergi.
"Saya terkejut dengan ada laporan dari pegawai saya, katanya ada jasad lelaki yang sudah mengering berada di dalam rumah. Dengan adanya informasi itu saya langsung ke lokasi dan melaporkan kejadian ini kepada pihak kepolisian," katanya. (Antara)
Tag
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Gegara Program Prioritas, Kementerian Ramai-ramai 'Mengemis' Anggaran Tambahan?
-
Stop Politisasi MBG! Asosiasi Desak BGN Fokus Benahi Tata Kelola usai Skandal Korupsi
-
Wagub Jabar Buka Danseskoad Cup 2026, Dorong Pembinaan Pesepak Bola Usia Dini
-
Pramono Anung Resmikan Wajah Baru Rasuna Said: Ingin Jadi Ikon Gembok Cinta Ala Paris
-
Sudah Keluar Modal Besar, Asosiasi Minta Kepastian dan Mitigasi usai Moratorium Dapur MBG
-
Cerita di Balik Halte Setiabudi Integritas: Ide Ketua KPK saat Naik Bus dari Ragunan
-
Mandalika hingga Rempang: Hak Rakyat Tergilas Proyek Negara, Pemulihan Cuma Janji?
-
AI Digadang-gadang Mampu Kurangi Emisi Karbon, Benarkah?
-
Stop Stigma Anti-Negara! Kritik Bukan Ancaman, Semua Presiden Wajib Tunduk pada Konstitusi!
-
Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai