Suara.com - Polisi Sektor Jebus, Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menangkap seorang laki-laki yang diduga menjadi pelaku Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT). Lelaki itu melakukan kekerasan ke istri dan anaknya yang masih kecil.
Kapolsek Jebus AKP Alam Bawono mengatakan pelaku sudah ditahan di Mapolsek Jebus. Lelaki itu menjalani proses penyidikan melengkapi Laporan Polisi Nomor: LP/B-320/VI/2016/babel/res-babar/sek-jbs.
"Pelaku berinisial Yo, warga Dusun Bukitlintang, Parittiaga kami amankan menindaklanjuti laporan dari korban yang tidak lain adalah istrinya sendiri," kata dia di Bangka Barat, Selasa (14/6/2016).
Penangkapan terhadap pelaku berawal ketika Sabtu (11/6/2016) sekitar pukul 00.00 WIB di rumahnya yang terletak di Dusun Bukitlintang, Parittiga terjadi tindak penganiayaan yang dilakukan pelaku terhadap istri dan seorang anaknya.
Pada awalnya, pelaku dan lima orang teman pelaku berkumpul di rumahnya, kemudian sekira pukul 20.00 WIB pelaku pamit kepada istrinya untuk pergi ke salah satu tempat hiburan karaoke.
Sekitar pukul 24.00 WIB pelaku pulang langsung marah-marah kepada istrinya namun tidak ditanggapi, tiba-tiba pelaku memukuli istrinya.
"Tidak cukup sampai di situ, pelaku yang sudah kalap kemudian melampiaskan kemarahannya dengan mengangkat anak yang sedang tidur dan melemparkannya ke dinding," kata dia.
Akibat perlakuan sang ayah, anak tersebut mengalami luka pada bagian kepala.
"Saat ini pelaku masih kami amankan di Mapolsek Jebus untuk penyidikan lebih lanjut," kata dia. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Penjelasan PAM Jaya soal Penertiban 15 Rumah Dinas di Benhil
-
Ada 182 Laporan Dugaan Kekerasan Daycare Little Aresha, Puluhan Orang Tua Siap Tempuh Jalur Hukum
-
Laporan Warga Gambir Bongkar Jaringan Sabu 3 Kota, Polisi Tangkap 3 Tersangka!
-
Ortu Korban Daycare Little Aresha akan Kirim Petisi ke UGM, Desak Sanksi Dosen yang Diduga Terlibat
-
Mahfud MD: Komisi Reformasi Fokus Benahi Sistem Karier Polri, Bukan Usul Nama Ganti Kapolri
-
Mensos Gus Ipul Berencana Temui KPK Besok, Laporkan Proses Pengadaan di Sekolah Rakyat
-
Hujan Masih Guyur Jabodetabek di Tengah Kemarau, Begini Penjelasan BMKG
-
Bertemu Prabowo 2,5 Jam, Mahfud MD Blak-blakan Soal 'Penyakit' di Tubuh Polri
-
Bukan Misi Rahasia! BAIS TNI: Motif Anggota Siram Air Keras ke Andrie Yunus karena Sakit Hati
-
KPK Cecar Fadia Arafiq Soal Penukaran Valas yang Diduga dari Hasil Korupsi