Suara.com - Komisi III DPR akan menyelenggarakan fit and proper test terhadap calon tunggal Kapolri Komisaris Jenderal Tito Karnavian pada Rabu (22/6/2016).
"Karena yang kosong itu hari Rabu," kata Ketua Komisi III DPR Bambang Susatyo di DPR, Kamis (16/6/2016).
Menurut agenda, kata dia, rapat paripurna pembacaan surat penunjukan Kapolri akan dibacakan pada hari Senin (20/6/2016).
Komisi III juga akan memasang iklan sebagai bagian uji publik sekaligus untuk meminta masukan dari masyarakat mengenai Tito.
Pada hari Selasa (21/6/2016), Komisi III akan meminta menerima Komisi Pemberantasan Korupsi, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan, serta Komisi Kepolisian Nasional untuk menilai rekam jejak Tito.
Pada sore harinya, Komisi III akan melakukan kunjungan ke kediaman Tito untuk mewawancarai keluarga.
Politikus Golkar mengungkapkan suhu politik di internal Komisi III menunjukkan tak banyak gejolak penolakan terhadap Tito.
Dia berharap proses fit and proper test dan semua tahapan nanti berjalan dengan lancar.
"Kayanya (di Komisi III) smooth-smooth saja. Saya harapkan lancar, ya walaupun ada riak-riak dikit, namanya juga politik," kata dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
Terkini
-
Gibran Kecam Keras Pelecehan 50 Santriwati di Pati: Tidak Bisa Ditoleransi!
-
Pengakuan Serka MN Buang Kacab Bank, Diseret 2 Meter Lalu Ditinggal Telungkup
-
PAN dan Demokrat Buka Suara soal Dana Parpol: Sudah Diaudit BPK, Tepis Isu Mahar
-
Telepon Siswa OSIS Jabar, Prabowo Izinkan Keliling Istana Hingga Jelang Rapat
-
Polisi Dilarang Live Streaming Saat Tugas, Kompolnas: Jangan Sibuk Sendiri Pas Layani Warga
-
Kemnaker Tandatangani MoU dengan Wadhwani dan Indosat: Perkuat Ekosistem Ketenagakerjaan Nasional
-
Tragedi Kereta Bekasi Tewaskan 16 Orang, Korlantas Bongkar Fakta Baru, Ada Tersangka?
-
Wapres Gibran Kecam Keras Pelecehan Seksual Puluhan Santriwati di Pati
-
PSHK Setuju Dana Banpol Naik, Tapi Pasang Syarat: Transparansi Total dan Reformasi Internal Partai
-
Kesaksian Warga soal Pengeroyokan Penjaga Warung di Kemayoran: Saya Anggota, Jangan Ikut Campur!