Suara.com - Ketua Umum DPP Partai Golkar Setya Novanto mendukung penuh Komisaris Jenderal Tito Karnavian menjadi calon Kapolri. Dia mengatakan Golkar menghargai keputusan Presiden Joko Widodo.
"Tentu apa yang sudah diputuskan Presiden, kita berikan apresiasi dan kita menghormati karena putusan ini sudah melalui mekanisme yang benar," kata Novanto di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (16/6/2016).
Novanto berharap Tito bisa membawa Polri pada perubahan yang lebih baik dan bermanfaat bagi masyarakat.
"Kami harapkan saudara Tito bisa memberikan kontribusi besar buat kepentingan Polri dan khususnya bagi kepentingan bangsa dan negara," tutur Novanto.
Menurut Novanto dilihat dari track record sebagai anggota Polri, Tito memiliki bekal pengalaman yang cukup. Dia menilai Tito memiliki prestasi yang cukup bagus.
"Tentu kalau kita lihat daripada track record-nya, yang saya lihat dari orang-koran-koran, daripada track record-nya memenuhi. Dia memberikan suatu prestasi yang baik," kata Novanto.
Novanto juga berharap kelak Tito bisa memulai terobosan baru di tubuh Polri, termasuk membangun kerjasama yang baik dengan institusi-institusi lain.
"Ini harapan yang tentu saya harapkan, semoga berikan suatu hal-hal yang baik, harapan besar yang ada di tubuh Polri. Mudah-mudahan untuk Polri ini bisa kondusif dan tentu juga bisa kerjasama dengan pihak institusi yang lain," tutur Novanto.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
Sama dengan TNI, Prabowo Batasi Jabatan Anggota Polri di Luar Institusi
-
Komitmen ESG Meningkat, Mengapa Data Logistik Masih Jadi Tantangan di Lapangan?
-
KPK Ingatkan Tunjangan Hakim Ad Hoc Harus Beriringan dengan Perbaikan Sistem Peradilan
-
AI Diklaim Bisa Jadi Solusi Mitigasi Banjir Rob dan Krisis Air Bersih, Gimana Caranya?
-
Indonesian Proposal Jadi Fokus Pertemuan Indonesia dan United Kingdom Intellectual Property Office
-
Idul Adha 2026 Tanggal Berapa? Penetapan Versi Muhammadiyah dan Pemerintah Diprediksi Sama
-
33 Tahun Kasus Marsinah Stagnan, Aktivis: Keadilan Tidak Bisa Digantikan Seremoni Gelar Pahlawan!
-
Daftar Harga Kambing Kurban 2026 Terbaru Mulai Rp1 Jutaan, Cek Rekomendasinya di Sini!
-
Krisis Pengawas, DIY Hanya Miliki 24 Penilik untuk Ribuan PAUD Non-Formal
-
50 Santriwati Dicabuli, Komnas HAM Desak Polisi Jerat Kiai di Pati Pakai UU TPKS