Suara.com - Juara bertahan MotoGP, Jorge Lorenzo, berharap bisa jajal tantangan adrenalin dengan mengendarai mobil tim balap Formula 1, Mercedes, sebelum musim 2016 berakhir. Impian ini bukanlah isapan jempol semata dari pebalap Spanyol itu.
Kini, Lorenzo tengah menjajaki kemungkinan itu dengan yang ditawarkan perusahaan Monster Energy yang notabene salah satu sponsor di tim Yamaha, yang juga salah satu sponsor di tim Mercedes.
"Kami sedang mencari pilihan itu, dan akan menjadi cara yang baik untuk melakukan sesuatu bersama dengan pihak Monster," kata sumber di dalam Yamaha. "Jorge menyukai menguji mobil F1, tapi kami belum tahu apakah bisa karena ada aspek-aspek tertentu yang harus dipenuhi."
Hambatan utama yang pasti akan mengganggu impian Lorenzo itu adalah terkait keselamatan. Di samping itu, ada pula faktor kalender perlombaan MotoGP, karena Yamaha tidak mungkin akan mendukung dia untuk tes yang berisiko.
Beberapa tahun sebelumnya, rekan setim Lorenzo, Valentino Rossi, telah lebih dulu menjajal luar biasanya mengendari mobil F1 yang dikenal dengan istilah jet darat tersebut. Rossi merasakannya di tahun 2004 dan 2008 bersama Ferrari.
Bahkan, ketika itu pebalap veteran Italia tersebut sempat serius mempertimbangkan untuk berlaih ke arena jet darat. Namun, sampai saat ini niatan itu urung dilakukannya.
Sementara, mulai Januari tahun Depan Lorenzo sudah berganti tim ke Ducati. Posisi yang ditinggalkannya akan diisi pebalap muda Spanyol lainnya, Maverick Vinales. (Motor Sport)
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
Terkini
-
Dalih Akses Sulit, Pasukan Oranye di Matraman Sapu Sampah ke Sungai: Langsung Kena SP1
-
Bela Donald Trump, Ketua DPR AS Sebut Paus Leo XIV Harusnya Siap Dikomentari
-
PM Armenia Pamer Kedeketan dengan Rusia, Komunikasi Sangat Intensif
-
Janji Xi Jinping kepada Trump: Pastikan Tak Ada Pasokan Senjata China untuk Iran
-
Rusia Bela Hak Nuklir Iran, Lavrov Sebut Pengayaan Uranium untuk Tujuan Damai
-
Kisah Siswa Pulau Batang Dua Tempuh Ujian Kelulusan di Tenda Pengungsian
-
ILUNI UI Soroti Risiko Hukum di Balik Transformasi BUMN: Era Baru, Tantangan Baru
-
H-7 Keberangkatan, Pemerintah: Persiapan Haji 2026 Hampir Rampung 100 Persen
-
Kasus Pelecehan Seksual FH UI: Bukti Dunia Pendidikan Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja?
-
Tak Perlu KTP Pemilik Lama, Polri Longgarkan Syarat Pajak Kendaraan Bekas di Seluruh Daerah!