Suara.com - Kelompok militan al Shabaab melancarkan serangan bom bunuh diri dan melakukan penyerbuan ke sebuah hotel di Mogadishu, Somalia, Sabtu (25/6/2016). Hingga berita ini diturunkan, sedikitnya sudah ada 15 orang yang dilaporkan tewas dalam serangan tersebut.
Pihak militer Somalia, diwakili Mayor Ali Mohamed mengatakan, korban tewas terdiri atas penjaga hotel, warga sipil, dan militan.
"Operasi telah rampung namun kami masih menyisir gedung untuk mencari militan yang kemungkinan masih bersembunyi," kata Mohamed kepada Reuters.
Seorang juru bicara kelompok al Shabaab, yang mengklaim bertanggung jawab atas serangan tersebut, mengatakan bahwa korban tewas mencapai 20 orang, terdiri atas penjaga dan warga sipil. Jumlah korban jiwa yang disebutkan pihak pemerintah biasanya lebih sedikit ketimbang yang diklaim oleh al Shabaab.
"Kami menyerang hotel yang kerap dikunjungi pada anggota pemerintahan yang kafir," kata juru bicara operasi militer al Shabaab, Sheikh Abdiasis Abu Musab.
Polisi Somalia mengatakan, ledakan pertama berasal dari bom bunuh diri. Setelah itu, sejumlah militan al Shabaab menyerbu masuk ke dalam Hotel Nasahablood dan terjadi baku tembak dengan petugas keamanan hotel. Sejumlah pengunjung hotel dikabarkan berhasil melarikan diri melalui pintu belakang hotel. (Reuters)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Iran vs Barat: Skema Asuransi Selat Hormuz Bisa Lumpuhkan Perdagangan Dunia
-
Profil Andy Burnham Calon PM Inggris: Penganut Manchesterism yang Diteriaki Bukan Messiah
-
Tangis Tertahan Keir Starmer: Mundur sebagai PM Inggris, Tekanan Partai Jadi Pemicu
-
Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!
-
Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!
-
Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap
-
Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!
-
KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG
-
Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!
-
Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir