Suara.com - Seorang calon penumpang di Bandar Udara Ahmad Yani Semarang, Jawa Tengah, ditemukan meninggal dunia di kursi keberangkatan bandara setempat, Minggu.
Hal itu dibenarkan General Affair and Section Head PT Angkasa Pura I Bandara Ahmad Yani Semarang Anom Fitranggono.
Menurut dia, kejadian tersebut diketahui dari polisi yang bertugas dalam pengamanan arus mudik di bandara tersebut.
"Ada laporan petugas tentang penumpang yang tergeletak dengan denyut nadi sudah tidak ada," katanya.
Penumpang tersebut diketahui bernama Tri Setiono (26) warga Dusun Kabunan, Desa Kebonagung, Kecamatan Kajen, Kabupaten Pekalongan.
Korban diduga sudah meninggal sekitar 15 hingga 30 menit sebelum ditemukan.
Dari informasi yang diperoleh, pemuda tersebut rencananya menuju Kalimantan dengan pesawat Lion Air.
Sebelumnya, korban sempat disapa oleh salah satu petugas bandara karena kondisinya terlihat kurang sehat.
Saat ditanya oleh petugas, korban mengaku ingin beristirahat sejenak di tempat duduk penumpang tersebut karena kelelahan.
Belum diketahui penyebab pasti kematian calon penumpang tersebut.
Jenazah korban selanjutnya dibawa ke kamar mayat Rumah Sakit Dr. Kariadi Semarang. (Antara)
Berita Terkait
-
Pemudik Meninggal di Perjalanan Menuju Gilimanuk, Kemenhub Pastikan Jenazah Dipulangkan ke Kebumen
-
Bandara Ahmad Yani Semarang Kembali Buka Rute Internasional
-
Kabar Baik! Bandara Ahmad Yani Resmi Kembali Berstatus Internasional, Ini Penjelasan Gubernur Luthfi
-
Elite Gerindra Benarkan Gibran Bertolak ke Jakarta, Bakal Jadi Cawapres Prabowo?
-
Bandara Ahmad Yani Semarang Segera Layani Penerbangan Langsung Tujuan Madinah
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Jambret WNA Coreng Jakarta Kota Teraman ke-2 ASEAN, Gubernur Pramono: Hukum Seberat-beratnya!
-
Resmikan Kelenteng Tian Fu Gong di PIK, Pramono Anung Singgung Dewa Jodoh hingga Edukasi Budaya
-
Kecelakaan Jet Tempur AS, Dua E/A-18G Growler Tabrakan di Gunfighters Air Show
-
Kompak! Pemerintah, NU, dan Muhammadiyah Rayakan Iduladha Serentak 27 Mei 2026
-
Keamanan Moskow Rusia Jebol, Serbuan Ratusan Drone Ukraina Lumpuhkan Fasilitas Logistik
-
Pramono Sebut Kelenteng Tian Fu Gong Bisa Jadi Ikon Wisata Religi Jakarta
-
Bidik Kursi Ketum BM PAN, Riyan Hidayat Tegaskan Tegak Lurus ke Zulhas dan Dukung Program Prabowo
-
Tensi Perang Dagang AS-Tiongkok Mereda, Stabilitas Dolar dan Pasar Saham Mulai Kalem
-
Skandal LCC 4 Pilar MPR RI 2026: Anatomi Ketidakadilan di Atas Panggung Konstitusi
-
Gubernur John Tabo Polisikan Penyebar Voice Note Tuduhan Provokasi Konflik di Wamena