Suara.com - Arus balik Lebaran 2016 di jalur lintas Sumatera di Provinsi Jambi mulai padat, Sabtu (9/7/2016). Terjadi peningkatan volume kendaraan dibanding satu hari sebelumnya.
Kepala Bidang Perhubungan Darat Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jambi, Amsyarnedi mengatakan meski terjadi peningkatan volume kendaraan yang melintas, tidak ada kemacetan yang terjadi di jalur lintas Sumatera yang melewati Jambi.
"Arus balik lintas Sumatera yang melewati wilayah Jambi sudah mulai padat, namun tidak terjadi kendala yang didapati pemudik ketika melewati jalur lintas itu. Perjalanan pemudik dipastikan lancar," katanya di Jambi.
Selama arus mudik dan balik Lebaran diyakini tidak ada hambatan yang menyebabkan kemacetan. Tingkat kecelakaan pun katanya menurun. Amsyarnedi mengatakanjalur lintas Sumatera akan lebih padat lagi, Minggu besok.
"Puncak arus mudik hari ini (Sabtu) dan Minggu karena sudah mendekati hari masuk kerja. Pegawai pada hari Senin sudah masuk kerja," katanya menjelaskan.
Amsyarnedi mengatakan selama arus mudik mulai H-7 dan arus balik sejak Jumat (8/7/2016) tidak ada lonjakan penumpang darat. Lonjakan penumpang hanya terjadi pada angkutan udara yang mengalami kenaikan sebesar dua persen.
Dia menambahkan jalur mudik lintas Sumatera yang ada di Jambi yakni lintas Barat menuju Sumatera Barat, lintas Tengah menuju Sumatera Selatan, Bengkulu dan Lampung, dan lintas Timur menuju Pekan Baru dan Sumatera Utara.
"Semua jalur lintas Sumatera yang melewati Jambi alhamdulillah aman dan lancar," katanya menambahkan. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat