Suara.com - Presiden Barack Obama menilai kebudahan sipil mendapatkan senjata di kalangan sipil memperburuh isu rasial yang tengah melanda di Amerika Serikat. Kelompok minoritas kulit hitam dan polisi tegang.
Dalam sepekan terakhir ada 5 polisi tewas ditembak penembak miisterius. Sementara 2 lelaki kulit hitam dibunuh polisi di Minnesota dan Louisiana. Pembunuhan itu dipicu anggapan polisi ‘pilih kasih’ dalam menegakan hukum. Orang kulit hitam menjadi sasaran utama.
Obama, presiden kulit hitam AS pertama, angkat bicara soal isu-isu rasial seluruh waktunya di Gedung Putih. Ia juga telah mencoba mereformasi undang-undang senjata Amerika. Namun gagal karena terhalang Partai Republik di Kongres.
"Itulah semangat yang kita semua perlu untuk merangkul. Itulah semangat yang saya ingin membangun," kata Obama saat konferensi pers di Polandia.
Obama mencatat bahwa polisi Dallas harus melindungi diri dan nembak warga.
"Di Minneapolis, kita belum tahu apa yang terjadi, tetapi kita tahu bahwa ada pistol di mobil yang tampaknya telah berlisensi, tapi itu menyebabkan peristiwa-peristiwa tragis," kata Obama kepada wartawan. (Reuters)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- Apa Varian Tertinggi Isuzu Panther? Begini Spesifikasinya
Pilihan
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
-
Amukan Si Jago Merah Hanguskan 10 Rumah dan 2 Lapak di Bintaro
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
Terkini
-
Merengek Ketakutan Putra Benjamin Netanyahu Kabur ke AS saat Israel Dihujani Rudal Iran
-
Pramono Anung Siapkan 25 Ruang Terbuka Hijau Baru di Jakarta
-
Netanyahu Disalip Babi? Merlin Babi Pintar dengan Jutaan Followers di Instagram
-
Dompet Warga AS Tercekik, Harga BBM Meroket Cepat dalam Setahun, Trump Bisa Apa?
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Nyoman Parta: Serangan Air Keras ke Aktivis HAM Alarm Bahaya bagi Demokrasi
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
-
Resmikan Taman Bendera Pusaka, Pramono Anung Janjikan RTH Jakarta Akan Bening Seperti di Korea
-
Anies Baswedan Tulis Surat Menyentuh untuk Aktivis KontraS Korban Penyiraman Air Keras
-
Jelang Idulfitri, KPK Ingatkan ASN Tolak Gratifikasi dan Dilarang Mudik Pakai Mobil Dinas