Suara.com - Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto melontarkan candaan ketika memberikan sambutan pada acara rapat pimpinan nasional I kepada Sekretaris Jenderal Partai Golkar Idrus Marham di Jakarta Convention Center, Senayan, Rabu (27/7/2016).
"Pak Idrus ini sekjen yang selalu ada, sekjen dimana-mana. Pak Idrus ini jadi sekjen dari zamannya Pak Akbar Tanjung sampai saya jadi ketua umum," ujar Novanto.
Mendengar hal tersebut, hadirin pun memberikan respon. Sebagian bertepuk tangan.
Novanto lebih senang kalau Idrus tetap menjadi sekretaris jenderal bagi Golkar ketimbang menjadi menteri.
"Makanya Pak Idrus jangan ditarik kemana-mana, kali ini Pak Idrus kalau bisa jangan jadi menteri, jadilah sekjen sejati," kata Novanto yang disambut tawa dan tepuk tangan hadirin.
Ketua Dewan Pembina Partai Golkar Aburizal Bakrie, Dewan Kehormatan B. J. Habibie, dan Tommy Soeharto terlihat senyum-senyum.
Rapimnas akan diselenggarakan sampai Kamis (28/7/2016). Pada acara penutupan nanti rencananya akan dilangsungkan deklarasi Golkar mendukung Presiden Joko Widodo maju lagi di Pilpres 2019. Acara penutupan nanti akan dihadiri oleh Presiden Jokowi.
Berita Terkait
-
Bela Rudy Masud, Waketum Golkar: Beliau Pemimpin Low Profile dan Tidak Anti Dialog
-
Idrus Marham Kecam Pernyataan Saiful Mujani: Kritik Pemerintah Harus Objektif, Bukan Provokatif!
-
Idrus Marham: Kebijakan Prabowo Sudah Baik, Tapi Harus Dijelaskan kepada Rakat
-
Prabowo Kantongi Data Intelijen Soal Pengamat, Idrus Marham: Kritik Harus Rasional dan Obyektif
-
Pusaran Korupsi Fadia Arafiq Seret Suami yang Anggota DPR dan Anak, Begini Respons Golkar
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Kasus Suap Mahasiswa UBK, BEM UMY: Tak Bisa Selesai Hanya dengan Maaf
-
Usut Kasus Silmy Karim, KPK Geledah Kantor Biro Jasa di Bali
-
Dua Kebakaran Serang Duren Sawit Dini Hari, 23 Jiwa Terdampak dan Ratusan Juta Rupiah Ludes
-
KPK Periksa 13 Saksi Kasus Silmy Karim di Jakarta dan Bali, ASN Hingga Swasta Dicecar
-
Kafe MIlik Gofar Hilman di Melawai Terbakar Gara-Gara Percikan dari Fryer
-
Jakarta Menuju 500 Tahun, Pemprov Genjot Transportasi, Pendidikan, dan Penataan Permukiman
-
Indonesia Punya Potensi PLTS Besar, tapi Kenapa Baru Sedikit yang Terpakai?
-
JC Ditolak Kejagung, Kubu Sony Sonjaya Tetap Ancam Bongkar 'Dosa' Pejabat di Kasus MBG
-
Militerisasi Masuk Sektor Agraria, Konflik Lahan Naik 300 Persen pada 2025
-
Bukan Atas Nama Cinta, MUI Tegaskan Penganiaya YTR di Bandung Tak Boleh Lolos dari Hukuman Berat