Suara.com - Menteri Pemuda dan Olah Raga (Menpora) Imam Nahrawi mengaku tidak pernah khawatir dirinya terkena reshuffle Kabinet Kerja yang saat ini sudah memasuki jilid kedua.
"Saya khawatir jika tidak bisa memberi yang terbaik dalam pekerjaan saya yang telah diamanatkan," kata Imam.
Imam mengaku tidak bisa menilai apakah dirinya telah memberi dan bekerja dengan sebaik-baiknya atau belum karena menurutnya yang bisa menilai adalah orang lain.
Terkait dengan dirinya yang tidak masuk jajaran menteri yang diganti, Imam mengatakan dirinya hanya ingin bekerja sebaik mungkin untuk membantu presiden.
"Saya akan membantu presiden, melaksanakan semua perintahnya, visi dan misinya serta arahan beliau karena memang itu hakikatnya pembantu presiden," ujar Imam.
Presiden Joko Widodo melakukan reshuffle jilid kedua yang memasukkan sembilan nama baru untuk posisi menteri dan mereposisi empat nama ke posisi baru.
Nama-nama menteri baru tersebut adalah Eko Putro Sandjojo yang menggantikan Marwan Jafar sebagai Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Sri Mulyani Indrawati menjadi Menteri Keuangan menggantikan Bambang Brodjonegoro yang mengisi posisi Menteri PPN/Kepala Bappenas.
Sofyan Djalil yang sebelumnya menjabat Menteri PPN/Kepala Bappenas menjadi Menteri Agraria dan Tata Ruang menggantikan Ferry Mursyidan Baldan. Wiranto masuk kabinet menjadi Menko Polhukam menggantikan Luhut Binsar Pandjaitan yang kini menempati posisi Menko Maritim menggantikan Rizal Ramli.
Lalu Asman Abnur menjabat Menpan-RB menggantikan Yuddy Chrisnandi, Muhajir menjabat Mendikbud menggantikan Anies Baswedan, Budi Karya Sumadi menjadi Menhub menggantikan Ignasius Jonan, dan Archandra Tahar menjabat Menteri ESDM menggantikan Sudirman Said.
Enggartiasto Lukita masuk kabinet menduduki posisi Menteri Perdagangan menggantikan Thomas Lembong yang kini menjadi Kepala BKPM menggantikan Franky Sibarani. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang
-
Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang
-
Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA
-
Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah
-
Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?
-
Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!
-
Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat
-
Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan
-
Sekjen Partai Buruh Ferri Nuzarli Mundur! 1,3 Juta Anggota ORI Kompak Tinggalkan Partai
-
Prabowo Singgung Kegaduhan Usai Pemilu, Istana Langsung Klarifikasi