Suara.com - Satgas Pamtas Yonif 407/Padmakusuma dari Kodam IV/Diponegoro, Slawi, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, yang kini bertugas menjaga perbatasan RI-PNG, memberikan layanan kesehatan kepada masyarakat setempat. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pembinaan teritorial.
“Kegiatan ini sangat efektif dalam menumbuhkan kesadaran hidup sehat dan sebagai sarana komunikasi dengan masyarakat sehingga timbulnya keakraban dan rasa kebersamaan serta mengetahui informasi secara langsung dari masyarakat tentang kendala dan harapan masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Dansatgas Pamtas Yonif 407/PK Letkol Inf Abi Kusnianto melalui pernyataan tertulis kepada Suara.com, hari ini.
Pelayanan kesehatan dilakukan dengan mendatangi langsung tiap rumah warga (door to door).
Program pembinaan teritorial untuk mengetahui secara langsung kondisi lingkungan rumah masyarakat sambil memberikan pelayanan dan penyuluhan kesehatan kepada warga masyarakat sehingga dapat dirasakan langsung.
Kegiatan tersebut juga sebagai upaya preventif untuk mengantisipasi kondisi kesehatan masyarakat yang mungkin tidak terpantau oleh puskesmas pembantu setempat.
Pengobatan door to door yang dilaksanakan Satgas Pamtas Yonif 407/PK disambut baik oleh masyarakat.
Masyarakat terlihat antusias menyambut anggota satgas yang berkunjung ke rumah mereka.
Tanpa ada rasa canggung, masyarakat menanyakan tentang kondisi kesehatan mereka sambil bersenda gurau.
“Pelaksanaan kegiatan pelayanan kesehatan dari rumah ke rumah sangat membantu warga. Terutama bagi warga yang sakit dan tidak bisa mendatangi klinik atau Pustu, seperti Ribka Balmojay,” kata tokoh adat Kampung Toray sekaligus Wakil Kepala Suku Yei, Absalom Kapaiter.
Prajurit Satgas Yonif 407/PK bertugas di pos perbatasan mulai Makadi sampai Kondo. Di sana ada sejumlah 17 pos.
Satgas memiliki tugas pokok menjaga perbatasan, mencegah kegiatan ilegal dan melaksanakan pembinaan teritorial.
Tag
Terpopuler
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- 5 Parfum Indomaret dengan Wangi Segar Tahan Lama, Cocok Dipakai saat Cuaca Panas
- 12 Promo Makanan Hari Kartini 2026, Diskon Melimpah untuk Rayakan Momen Spesial
Pilihan
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
-
Garap Kasus Haji, KPK Panggil Ustaz Khalid Basalamah Hari Ini
Terkini
-
Teori Konspirasi Misteri Kematian dan Hilangnya Ilmuwan Riset Sensitif di AS
-
Nama Teddy hingga Maruli Diseret, Saiful Mujani Kritik Kebijakan Presiden Perluas Peran TNI di Sipil
-
AS Siapkan Opsi Serangan Baru ke Iran, Targetkan Selat Hormuz hingga Infrastruktur Militer
-
Kasus Firli Bahuri Jalan di Tempat: Kejati Kembalikan SPDP Gara-gara Polisi Lewati Batas Waktu!
-
Janda 69 Tahun Tewas Usai Jadi Korban Penipuan Asmara Online, Duit Rp 20 Miliar Hilang
-
PN Jakpus Bereaksi Usai Hakim Kasus Korupsi Chromebook Rp2,1 T Dilaporkan Tim Nadiem Makarim
-
Mencekam! Saksi Ungkap Detik-detik 2 PRT Terkapar di Benhil: Bawa Tas Pakaian dan Sabun Mandi
-
Media Arab Bongkar Tentara Israel Menjarah Rumah-rumah di Lebanon dalam Skala Besar
-
KPK Klaim Punya Wewenang untuk Usulkan Batasan Masa Jabatan Ketua Umum Partai Politik
-
Menhan Sjafrie Kumpulkan Purnawirawan TNI: Bahas Strategi Pertahanan dan Izin Lintas Udara