Suara.com - Pemerintah Australia mencatat sekitar 16.200 warga Indonesia berkunjung ke Australia selama Juni 2016. Jumlah itu meningkat lebih dari 43 persen dibandingkan dengan bulan yang sama tahun lalu.
Duta Besar Australia untuk Indonesia, Paul Grigson menjelaskan warga Australia senang berlibur di Indonesia dan mencapai puncak baru. Sementara warga Australia yang ke Indonesia di bulan Juni sejumlah 116.000.
Warga Australia memilih Indonesia dibandingkan dengan tujuan wisata lainnya pada Juni, mengalahkan Selandia Baru sebagai tujuan nomor satu Australia.
Bali merupakan pilihan paling populer Australia. Namun mereka juga berkunjung ke tempat lain dalam jumlah yang semakin besar serta beragam seperti Bintan dan Flores.
Pariwisata Australia mendongkrak ekonomi Indonesia sebesar 1,8 miliar dolar Australia tahun lalu. Nilai itu membantu menciptakan jutaan lapangan kerja di industri pariwisata Indonesia.
Warga Australia tinggal lebih lama di Indonesia dibandingkan dengan turis-turis lainnya. Rata-rata lebih dari 9 malam. Duta Besar Australia untuk Indonesia, Paul Grigson menjelaskan ini merupakan pertanda kedalaman hubungan antara masyarakat Australia dan Indonesia.
“Pariwisata dan pendidikan mendorong persahabatan yang lestari, yang merupakan batu penjuru hubungan kedua negara kita,” ujar Grigson dalam siaran pers Kedutaan Besar Australia.
“Seiring dengan berkembangnya infrastruktur pariwisata Indonesia, saya yakin semakin banyak warga Australia akan berkunjung ke Indonesia,” tuturnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran
-
Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija
-
Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger
-
Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League
-
Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa
-
Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara
-
Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU
-
Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum
-
Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok
-
Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan