Suara.com - Masyarakat Australia, Sabtu 2 Juli 2016 kemarin, menyelenggarakan Pemilihan Umum untuk memilih anggota parlemen nasional dan anggota dewan negara bagian. Sebanyak 150 kursi House of Representative (Dewan Rendah) dan 76 kursi Senat (Dewan Tinggi) diperebutkan oleh 994 kandidat untuk House of Representatives dan 631 kandidat Senat.
Nominasi kandidat parlemen maupun senator ditutup pada 9 Juni 2016 lalu, disusul masa kampanye selama 8 pekan.
Tidak seperti di Indonesia ada masa tenang saat jeda masa kampanye dan pemilu, di Australia sudah berlangsung lama bila kampanye terus berlangsung hingga pada hari pemilihan. Pada hari dan di lokasi pemungutan suara partai-partai diperbolehkan memasang alat peraga dan membagikan brosur.
Pemilu ini adalah yang ke 45 diselenggarakan di Australia, di mana masa jabatan parlemen adalah maksimal 3 tahun. Dari belasan partai yang ikut Pemilu nasional dan beberapa lagi yang hanya ikut Pemilu Negara Bagian, partai Liberal dan partai Buruh merupakan 2 partai terbesar.
Sejauh ini partai Liberal pernah mendudukkan 7 Perdana Menteri, sedangkan partai Buruh mendudukkan 12 Perdana Menteri. Warga Australia diwajibkan untuk menggunakan hak pilihnya dalam Pemilu.
Pemungutan suara dilakukan mulai jam 08.00 hingga 18.00 waktu setempat. (Alvin Lie).
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Sunscreen Menghilangkan Flek Hitam Usia 40 Tahun
- 5 Sunscreen untuk Hilangkan Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 4 Mobil Keluarga Bekas 50 Jutaan: Mesin Awet, Cocok Pemakaian Jangka Panjang
- Purbaya Temukan Uang Ribuan Triliun Milik Jokowi di China? Kemenkeu Ungkap Fakta Ini
- 5 Bedak Murah Mengandung SPF untuk Dipakai Sehari-hari, Mulai Rp19 Ribuan
Pilihan
-
KLH Gugat 6 Perusahaan Rp 4,8 Trliun, Termasuk Tambang Emas Astra dan Toba Pulp Lestari?
-
Bursa Transfer Liga Inggris: Manchester United Bidik Murillo sebagai Pengganti Harry Maguire
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
Terkini
-
Bongkar 6 Nyawa yang Masih Terjebak, Adian Ingatkan Sejarah Kelam 'Asap Pengusir' di Pongkor
-
Dirut IAT: Ada 7 Kru Pesawat ATR 42 yang Hilang di Maros
-
Antisipasi Banjir Rob hingga 20 Januari, Ancol Siagakan 68 Pompa Air
-
Menteri KKP: Tiga Personel PSDKP Hilang di Balik Kabut Maros
-
Operasi Modifikasi Cuaca, BPBD DKI Sebar 2,4 Ton Garam untuk Halau Hujan Jakarta
-
Pakar Ingatkan Bahaya Konsumsi Ikan dari Perairan Tercemar Sampah Muara Baru
-
Pesawat ATR 400 Hilang Kontak di Maros, TNI AU Terjunkan Helikopter Caracal Sisir Lokasi
-
Pakar Kesehatan Soroti Bahaya Lautan Sampah Muara Baru bagi Warga Pesisir
-
Misteri Hilangnya PK-THT di Langit Sulawesi: Bawa 10 Orang, GM Bandara Pastikan Ini
-
Daftar Lengkap 6 Nama Korban Meninggal Dunia Tragedi Asap Tambang Pongkor Bogor