Suara.com - Masyarakat menemukan seorang bayi dalam kondisi sudah meninggal di atas jembatan Keude Neulop, di perbatasan Kecamatan Seunagan, Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh.
Kapolres Nagan Raya AKBP Mirwazi mengatakan bayi yang diperkirakan baru lahir tersebut diduga sengaja dibuang oleh orang tidak bertangung jawab ditemukan tergetak begitu saja di atas badan jembatan.
"Bayi berjenis kelamin laki-laki ini ditemukan oleh seorang warga dalam kondisi sudah meninggal dan terbungkus. Kita masih terus memburu pelaku yang sengaja membuang bayi tersebut," tegasnya.
Awalnya bayi tersebut ditemukan oleh seorang warga atas nama Lis (36) warga Desa Meugat Meh dalam sebuah bungkusan kertas plastik berwarna putih, Senin (8/8/2016) sekitar pukul 06.15 WIB.
Saat dibuka bungkusan tersebut, bayi itu sudah tidak bergerak karena sudah meninggal. Kemudian diketahui oleh banyak warga lain dan selanjutnya warga melaporkan temuan tersebut kepada Polsek setempat.
Bayi tak berdosa itu memiliki bobot 500 gram dengan panjang ari-ari 27 centimeter sudah disemayamkan di ruang jenazah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Nagan Raya, polisi masih memburu pelaku yang sengaja membuang bayi malang itu. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Revitalisasi 71.744 Sekolah Tahun 2026, Mendikdasmen Siapkan Dana Rp14 Triliun
-
Peneliti Temukan Cara Ubah Kulit Kayu Eukaliptus Jadi Penangkap Polusi, Seberapa Efektif?
-
Wamendagri Bima: Tantangan Perubahan Iklim Bukan Lagi Regulasi, Tetapi Eksekusi di Daerah
-
BGN Bantah Siswa SD di Pemalang Dikeluarkan Gara-gara Kritik MBG: Itu Tidak Benar
-
LHKPN Prabowo dan 38 Pejabat Lainnya Dipertanyakan ICW, KPK: Tunggu Verifikasi
-
Dikritik Bakal Ancam Demokrasi, DPN Disebut Perlu Reformasi Struktural
-
JPU KPK Tegaskan Tak Boleh Ada Intervensi di Sidang Kasus Suap Bea Cukai
-
Kasus Kekerasan Seksual Ponpes Pati, DPR Desak LPSK Fasilitasi Rehabilitasi 50 Korban
-
Laga Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda, Pramono Anung: Kecewa, Tapi Alasannya Masuk Akal
-
Modus 'Crispy Fruit', WNA China Pengedar Happy Water Diciduk di Apartemen Pademangan