Suara.com - Bayi yang lahir dalam keadaan lambung dan usus di luar perut akhirnya meninggal dunia setelah sempat dirawat selama tiga hari di Rumah Sakit Umum Daerah Bengkalis Provinsi Riau, Sabtu.
Bayi yang merupakan anak pertama dari pasangan Firnando (25) dan Rina (20) warga Desa Pakning Asal Kecamatan Bukit Batu Kabupaten Bengkalis itu, meninggal sekitar pukul 20.30 WIB Sabtu malam.
Saat dihubungi, ayah dari bayi tersebut membenarkan bayinya itu telah meninggal dunia.
"Benar, anak kami meninggal sekitar pukul 20.30 WIB, dan saat ini kami dalam perjalanan pulang ke rumah menggunakan ambulans," kata ayah bayi itu Firnando.
Ia mengatakan, pada Rabu (3/6) sekitar pukul 12.00 WIB, istrinya melahirkan di tempat salah satu praktik bidan di Sungai Pakning, namun ia mengaku terkejut dan tidak menyangka anak pertamanya lahir dengan usus dan lambung di luar perut.
"Mungkin itu sudah ditakdirkan Tuhan, dan Tuhan lebih sayang kepadanya," kata Firnando lagi.
Sebelumnya, Bupati Bengkalis beserta istri sempat berkunjung melihat kondisi bayi tersebut sekitar pukul 17.30 WIB di RSUD, dan dalam kesempatan itu, Bupati Amril juga memberikan bantuan kepada orang tua dari bayi itu.
Menurut Amril, kejadian bayi lahir dalam kondisi usus di luar perut tersebut langka terjadi dan baru pertama kali terjadi di Bengkalis. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Bayi Sering Gumoh? Umumnya Normal, Tapi Wajib Kenali Tanda Bahaya GERD
-
Bayi dan Anak Sebaiknya Pakai Sunscreen SPF Berapa? Ini Pilihan yang Aman Digunakan
-
Obsesi Epstein Bangun 'Pabrik Bayi' dengan Menghamili Banyak Perempuan
-
5 Rekomendasi Parfum Wangi Bayi untuk Dewasa, Aromanya Segar dan Tahan Lama
-
Kereta Malam Terakhir
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Kronologi Penembakan Pesawat Smart Air di Papua: Pilot dan Kopilot Gugur Usai Mendarat
Pilihan
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
Terkini
-
Golkar Dorong Pembentukan Koalisi Permanen demi Stabilitas Politik Nasional
-
Darurat Limbah! Menteri LH Gugat PT Biotek Saranatama Usai Pestisida Racuni Sungai Cisadane
-
Korupsi Bea Cukai Makin Canggih! Mantan Petinggi KPK Bongkar Modus Baru Berbasis Digital
-
Prabowo Ngaku Tahu Dalang yang Jelek-jelekan Indonesia: We Are Not Stupid
-
HUT Fraksi Golkar, Sarmuji Kenang Jasa Setya Novanto: Saya Banyak Belajar Menghadapi Tekanan
-
Viral Bus Listrik Transjakarta Terobos Lampu Merah di Gandaria, Pramudi Langsung Disanksi Tegas
-
Ketua Fraksi Golkar Minta Kader Jangan Pernah Serang Kebijakan Prabowo-Gibran!
-
KASBI Dorong Pemerintah Segera Sahkan RUU PPRT untuk Lindungi Pekerja Rumah Tangga
-
Identitas Sudah Dikantongi, Kapolri Perintahkan Tangkap Pelaku Penembakan Pilot Smart Air
-
Prabowo Tegaskan Defisit APBN Tetap Terkendali di Bawah 3% dari PDB