Sebanyak tujuh partai politik bertemu di Menteng, Jakarta Pusat, Senin (8/8). [suara.com/Oke Atmaja]
Wakil Sekjen PKB Daniel Johan meminta PDI Perjuangan serius dalam menanggapi terbentuknya Koalisi Kekeluargaan. Koalisi ini dibentuk dengan dasar untuk tidak mencalonkan calon petahana Basuki Tjahaja Purnama dalam Pemilihan Kepala Daerah DKI Jakarta 2017.
"Kita mau lihat keseriusan PDI Perjuangan dalam koalisi ini," kata Daniel dihubungi di Jakarta, Selasa (9/8/2016).
Dia menambahkan, DPW PKB telah memutuskan untuk bergabung dalam Koalisi ini. Namun, Daniel mengatakan keputusan tersebut belum merupakan keputusan final. Sebab, hal itu masih bisa berubah tergantung dari keputusan dari DPP PKB.
Di sisi lain, Daniel melihat perlu adanya figur yang diusung oleh Koalisi ini. Menurutnya, nama Kepala Badan Narkotika Nasional Komjen Budi Waseso dan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, bisa menjadi figur yang cocok.
"PKB sangat berharap Pak Buwas berani maju. Ibu Risma juga perlu bila PDI Perjuangan-nya jelas dan serius," tutur Wakil Ketua Komisi IV DPR ini.
Untuk diketahui, tujuh partai bergabung dalam Koalisi Kekeluargaan ini. Mereka adalah, PDI Perjuangan, Gerindra, PKS, PPP, PAN, Demokrat dan PKB. Mereka pun mengungkapkan ada tujuh kriteria yuang cocok menjadi Gubernur yang akan mereka dukung, yaitu arif, bijaksana, beradab, beretika, bersih, cerdas, dan santun.
Komentar
Berita Terkait
-
Usia Koalisi Kekeluargaan Mungkin Tak Lama, Tak Ancam Ahok
-
Golkar: Pendukung Ahok Kian Solid, Partai Lain Bakal Bergabung
-
Yorrys: Kalau Mau Mundur Dukung Ahok, Harusnya dari Pertama
-
Anak Buah Mega: Apa Kata Dunia Kalau Kader PDIP Cuma Jadi Wagub
-
Koalisi Kekeluargaan Buat Lawan Ahok Membentuk Kode 7 : 8 : 8
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
33 Tahun Kasus Marsinah Stagnan, Aktivis: Keadilan Tidak Bisa Digantikan Seremoni Gelar Pahlawan!
-
Daftar Harga Kambing Kurban 2026 Terbaru Mulai Rp1 Jutaan, Cek Rekomendasinya di Sini!
-
Krisis Pengawas, DIY Hanya Miliki 24 Penilik untuk Ribuan PAUD Non-Formal
-
50 Santriwati Dicabuli, Komnas HAM Desak Polisi Jerat Kiai di Pati Pakai UU TPKS
-
Kader PSI Bro Ron Jadi Korban Pemukulan, Ahmad Ali: Siapapun Pelakunya Harus Bertanggung Jawab
-
Respons Kapolri Soal Reformasi Polri, Siap Tindak Lanjuti Rekomendasi di Depan Prabowo
-
Misteri Isi 10 Buku Reformasi Polri, Prabowo Setuju Kompolnas Diperkuat dan Jabatan Dibatasi
-
Hapus Jejak Masa Lalu! Ketua Komisi XIII DPR Setuju Hak untuk Dilupakan Masuk RUU HAM
-
Periksa Plt Bupati Cilacap, KPK Telusuri Pemerasan pada Periode Sebelumnya
-
Tak Ada Kementerian Keamanan, Polri Tetap di Bawah Presiden