Suara.com - Setiap tahunnya calon jamaah haji di seluruh dunia mengunjungi Arab Saudi untuk menunaikan ibadah haji, termasuk dari Indonesia. Namun kebanyakan calon jamaah haji asal Indonesia cenderung berusia tua atau lansia.
Tak sedikit dari mereka, memiliki penyakit tidak menular yang dikhawatirkan dapat mempengaruhi kondisinya saat menunaikan ibadah haji.
Menteri Kesehatan (Menkes) Nila F. Moeloek pun menegaskan bahwa pasien yang sedang menjalani cuci darah atau hemodialisa diimbau untuk tidak memaksakan diri melaksanakan ibadah haji.
"Kami tegaskan kepada calon jamaah haji yang sedang menjalani hemodialisa tidak boleh berangkat haji," ujarnya di Jakarta, Rabu (10/8/2016).
Tak hanya pasien gangguan ginjal yang dilarang menunaikan ibadah Haji, pasien gangguan kejiwaan seperti skizofrenia juga diharapkan Menkes Nila, tidak memaksakan diri. Pasalnya, risiko kekambuhan yang dialami jamaah haji dapat memberatkan banyak kalangan.
"Jadi memang semua calon jamaah haji akan melewati tahap pemeriksaan awal. Jangan sampai lolos orang-orang yang berisiko ini. Kantor Kesehatan Pelabuhan juga akan mengecek kondisi kesehatan calon haji untuk yang terakhir kalinya," imbuhnya.
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Misteri Hilangnya Pebisnis Berakhir Horor, Polisi Temukan Jasad dalam Perut Buaya Raksasa
-
Singapura Wacanakan Hukuman Cambuk untuk Siswa Pelaku Perundungan, Tuai Pro dan Kontra
-
KPK: ASN Cilacap Sampai Harus Ngutang demi Setor Uang Rp10 Juta ke Bupati Syamsul Auliya
-
Ekonomi Dunia Terancam 'Kiamat', Donald Trump Mulai Keder Hadapi Ketangguhan Iran di Selat Hormuz
-
Sidang Perdana Korupsi Bea Cukai: Bos Blueray Cargo John Field Hadapi Pembacaan Dakwaan
-
Mendagri: Program Tiga Juta Rumah Wujud Kepedulian Presiden kepada "Rakyat Kecil"
-
Mendagri: Program 3 Juta Rumah Percepat Akses Hunian Layak bagi Masyarakat Kurang Mampu
-
Polisi Buru Kiai Ashari! Tersangka Cabul Santri Ponpes Pati Bakal Dijemput Paksa Jika Mangkir
-
Sedia Payung dan Jas, BMKG Ingatkan Jakarta Potensi Hujan Sore Ini!
-
'Takut Diamuk Massa': Alasan Klasik di Balik Tabrak Lari, Mengapa Jalanan Kita Begitu Beringas?